Contoh Gugatan Cidera Janji (Wanprestasi)
26 09 2007
Jakarta,…………………………
Kepada Yth.
Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan
Jl. Raya Ampera No.11
Jakarta Selatan
Perihal: Gugatan Wanprestasi
Dengan hormat,
Perkenankanlah Kami……………….. dan Rekan, Advokat pada Kantor Hukum…………………….. beralamat di ………………………………………….. Jakarta Selatan, berdasarkan Surat Kuasa Khusus No………………………, tertanggal …………………… (terlampir) dari dan oleh karenanya sah bertindak untuk dan atas nama ………………………., yang beralamat di ………………………………………………………………..
Selanjutnya disebut……….………………………………………..………………….…..PENGGUGAT.
Dengan ini mengajukan gugatan Wanprestasi terhadap:
PT…………………………………….., yang beralamat di ………………………………………………………………., Indonesia……………..selaku TERGUGAT.
Adapun alasan-alasan dan keadaan hukum yang menjadi dasar gugatan ini adalah sebagai berikut:
1. Bahwa Penggugat adalah Pemegang Polis yang sah dari Asuransi Jiwa …………………………….yang dikeluarkan oleh ………………………………. (Tergugat), yang mana Penggugat menjadi nasabah asuransi tersebut untuk mengasuransikan orang tua (mertua)-nya yang bernama ………….. sebagai Tertanggung sebagaimana tertera dalam Polis Asuransi tertanggal 28 Agustus 2003 No. …………………………………… dengan uang pertanggungan sejumlah Rp. 300.000.000,-(tiga ratus juta rupiah) dan Pertanggungan Tambahan Santunan Meninggal Dan Cacat Tetap Karena kecelakaan (ACCIDENTAL DEATH AND DISABLEMENT RIDER), dengan uang pertanggungan sejumlah Rp. 300.000.000,- (tiga ratus juta rupiah) (Bukti P-1);
2. Bahwa sebelum diterbitkannya Polis Asuransi tersebut, Penggugat dan Tertanggung telah mengisi formulir dan persyaratan yang diisyaratkan Tergugat antara lain mengisi formulir Surat Permintaan Asuransi Jiwa Perorangan (Bukti P-2), Pernyataan dan Surat Kuasa (Bukti P-3), memeriksa kesehatan Tertanggung (General Medical check up) dirumah sakit Pemerintah sehingga diterbitkan Sertifikat Kesehatan yang ditandatangani oleh dr.………………….. dari Rumah Sakit Umum ……………….. (Bukti P-4), serta dokumen lain sebagai persyaratan penerbitan Polis;
3. Bahwa setelah semua persyaratan di penuhi oleh Penggugat, selanjutnya Penggugat menyerahkan persyaratan tersebut kepada Tergugat untuk di analisa;
4. Bahwa pada tanggal 19 Agustus 2003, Tergugat mengirim surat kepada Penggugat perihal: penawaran extra premi permohonan asuransi jiwa, yang pada pokoknya Tergugat menerima permohonan Penggugat dengan perhitungan premi sebagai berikut: Premi Asuransi sebesar Rp. 18.876.000,- dan Premi Tambahan (extra Premi) Kesehatan Rp. 2.200.320,- sehingga Total Premi adalah Rp. 21.076.320,-
(Bukti P-5)
5. Bahwa setelah Penggugat menyetujui Penawaran sebagaimana dimaksud dalam butir 4 diatas, pada tanggal 27 Agustus 2003, Penggugat melakukan pelunasan pembayaran premi sejumlah Rp. 21.082.320,- (dua puluh satu juta delapan puluh dua ribu tiga ratus dua puluh rupiah); (Bukti P-6).
6. Bahwa pada tanggal 29 Agustus 2003, Tergugat mengirim surat kepada Penggugat perihal pemberitahuan Akseptasi Asuransi Jiwa Perorangan, dan menyampaikan bahwa dalam waktu 14 hari Tergugat akan mengirim Polis Asli kepada Penggugat (Bukti P-7), demikian pula pada tanggal dan hari yang sama, Tergugat juga mengirim surat kepada Penggugat yang berisi ucapan terimakasih karena telah bergabung dengan Tergugat; (Bukti P-8).
7. Bahwa dengan demikian dengan diterbitkannya Polis Asuransi oleh Tergugat maka segala ketentuan dan persyaratan yang harus dipenuhi oleh Penggugat adalah telah sah dan lengkap;
8. Bahwa karena antara Penggugat dan Tergugat telah terjadi kesepakatan tentang Asuransi / pertanggungan sebagaimana dimaksud dalam pasal 246 KUHD Jo. Pasal 247 KUHD yang tertuang dalam Polis No. 000002074331/1409 dan Pertanggungan Tambahan Santunan Meninggal Dan Cacat Tetap Karena Kecelakaan (Accident Death And Disablement Rider), kesepakatan mana telah memenuhi syarat-syarat yang ditentukan dalam pasal 1320 KUHPerdata sehinga sesuai dengan ketentuan Pasal 1338 KUHPerdata, Perjanjian antara Penggugat dan Tergugat berlaku sebagai Undang-undang bagi para pihak dan perjanjian tersebut harus dilaksanakan dengan itikad baik;
9. Bahwa pada tanggal 26 September 2003 jam 15.00 WIB mertua Penggugat yang bernama …………….. (Tertanggung), mengalami kecelakaan jatuh dari tangga serta mendapat perawatan dr. ………………., dan mulai saat itu kondisi tubuh Tertanggung terus-menerus menurun;
10. Bahwa selanjutnya pada tanggal 16 Oktober 2003, mertua Penggugat (Tertanggung) meninggal dunia sesuai dengan Akta Kematian No. 09/CS/2003, tertanggal 4 Nopember 2003, yang diterbitkan oleh Kantor Pendaftaran Penduduk…………………; (Bukti P-10).
11. Bahwa sesuai dengan dengan Surat Keterangan Kematian yang dikeluarkan oleh dr………………………., penyebab kematian tertanggung adalah karena kecelakaan jatuh dari tangga ;(Bukti P- 11a dan Bukti 11b).
12. Dalam pasal 15 polis No. ………………………….. ditentukan bahwa “ Pertanggungan atas resiko meninggalnya tertanggung berlaku dalam keadaan dan oleh sebab apapun, kecuali meninggal dunia sebagai akibat dari :
Bunuh diri, dihukum mati oleh pengadilan, apabila peristiwa itu terjadi dalam waktu 2 (dua) tahun sejak berlaku atau dipulihkannya perjanjian asuransi ini.
Perbuatan kejahatan yang dilakukan dengan sengaja, oleh mereka yang berkepentingan dalam asuransi.
Demikian pula dalam pasal 2 butir 1 Pertanggungan Tambahan Santunan Meninggal Dan Cacat Tetap Karena Kecelakaan (Accident Death And Disablement Rider) ditentukan bahwa:
Jika tertanggung mengalami kecelakaan dan dalam jangka waktu 90 (sembilan puluh) hari sejak kecelakaan terjadi , Tertanggung :
Meninggal dunia, 100 %(seratus persen) dari uang pertanggungan akan dibayarkan seperti dinyatakan dalam polis;
13. Bahwa karena penyebab kematian Tertanggung tidak termasuk dalam hal-hal yang dikecualikan dalam pertanggungan (pasal ……. Polis…………………………….. ), maka Tergugat berkewajiban untuk membayar Pertanggungan atas resiko meninggalnya Tertanggung kepada Penggugat selaku Pemegang Polis;
14. Bahwa pada tanggal 11 Nopember 2003, Penggugat mengajukan klaim kepada Tergugat dengan melampirkan semua dokumen yang dipersyaratkan, serta menyerahkan Polis Asli dan Kwitansi Premi Pertama, sesuai dengan tanda terima tertanggal 11 November 2003; (Bukti P- 12).
15. Bahwa selanjutnya Tergugat meminta kepada Penggugat untuk memberikan Nomor Rekening Penggugat di salah satu Bank di ……………, dan karena menurut Penggugat klaim yang diajukan tersebut akan di bayar, maka Penggugat mengirimkan nomor rekeningnya di Bank …………………….. Cabang Jl. …………………………;(Bukti P-13).
16. Bahwa pada tanggal 18 Februari 2004 Tergugat mengirim surat dengan No. Ref: 009/ALI-Claim/II/2004 yang pada pokoknya menyatakan Tergugat tidak bersedia melaksanakan kewajiban untuk membayar klaim atas meninggalnya ……………….. sebagai Tertanggung, dan secara sepihak Tergugat membatalkan Polis dengan alasan adanya keterangan yang ditutup-tutupi tentang kondisi kesehatan pada saat pengisian formulir permohonan asuransi, yaitu menurut data yang Tergugat dapatkan, Tertanggung pernah menderita penyakit Adeno Carsinoma Lambung (Kanker Lambung); (Bukti P-14).
17. Bahwa alasan yang diberikan oleh Tergugat tersebut adalah sangat mengada-ada dan tidak berdasarkan pada fakta-fakta karena senyatanya Tertanggung tidak pernah menderita penyakit Adeno Carsinoma Lambung (Kanker Lambung) sebagaimana didalilkan Tergugat. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil general check up tertanggung sehingga terbitnya Sertifikat Kesehatan atas nama Kartina yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit Umum ……………………… yang ditandatangani oleh dr…………….; (vide Bukti P-4).
18. Bahwa seandainya Tertanggung menderita penyakit yang dituduhkan oleh Penanggung, maka tentu saja dr. …………………….. tidak akan menerbitkan Sertifikat Kesehatan. Dan oleh karena pada faktanya setelah melalui pemeriksaan medis yang sah kondisi Tertanggung dalam keadaan sehat baik jasmani ataupun rohani maka dr. …………….. kemudian mengeluarkan Sertifikat Kesehatan sehingga dengan demikian Sertifikat Kesehatan yang telah dikeluarkannya itu adalah sah menurut hukum;
19. Bahwa selain dari pada itu dalil Tergugat yang menyatakan Penggugat atau Tertanggung tidak memberikan informasi yang benar atas kondisi kesehatan dan juga menyatakan Tertanggung menderita Kanker Lambung adalah tidak didasarkan pada fakta-fakta yang benar atau tidak didasarkan pada hasil pemeriksaan medis yang sah, karenanya senyatanya hingga saat ini Tergugat tidak pernah memberikan fakta-fakta yang menjadi dasar ditolaknya klaim Penggugat;
Bahwa sehingga dengan demikian “Sertifikat Kesehatan yang dikeluarkan oleh dokter resmi pemerintah adalah lebih kuat dan akurat keabsahannya dari pada keterangan-keterangan yang diperoleh Tergugat karena telah dikeluarkan berdasarkan prosedur pemeriksaan medis yang benar. “
20. Bahwa senyatanya terbukti bahwa Tergugat hanya mengada-ada dan mencari-cari alasan untuk tidak membayar klaim yang diajukan oleh Penggugat, fakta mana dapat dilihat dari usaha Tergugat untuk menutupi perbuatannya Tergugat telah bertindak diluar prosedur asuransi yang wajar yaitu dengan cara mengembalikan premi yang telah dibayarkan oleh Penggugat kepada Tergugat sebesar Rp.21.076.320,- melalui transfer ke rekening Penggugat tanpa sepengetahuan dan persetujuan Penggugat, padahal lazimnya dalam dunia asuransi, sebelum penanggung mentransfer dana kepada pemegang polis, harus ada konfirmasi dan persetujuan dari pemegang polis terlebih dahulu. Dengan demikian terbukti bahwa permintaan nomor rekening Penggugat oleh Tergugat sebagaimana dimaksud dalam butir 15 diatas, adalah suatu jebakan dari Tergugat;
21. Bahwa Penggugat telah beberapa kali memperingatkan (mensomasi) Tergugat untuk melaksanakan kewajibannya, akan tetapi Tergugat tetap tidak melaksanakannya dengan berbagai alasan; (Bukti P-15a dan P 15-b)
22. Bahwa sesuai dengan uraian-uraian tersebut diatas, terbukti bahwa Tergugat telah Cidera Janji (wanprestasi) atas apa yang telah disepakati dalam Polis Program Asuransi …………… No. ………………………….. dan Pertanggungan Tambahan Santunan Meninggal Dan Cacat Tetap Karena kecelakaan (ACCIDENTAL DEATH AND DISABLEMENT RIDER), sehingga sesuai dengan ketentuan pasal 1243 KUHPerdata, Tergugat berkewajiban mengganti biaya, kerugian dan bunga karena tidak dipenuhinya perikatan tersebut.
23. Bahwa adapun kerugian Penggugat akibat perbuatan Tergugat adalah sebagai berikut:
Kerugian Materil :
a. Uang pertanggungan akibat meningal dunia berdasarkan Polis Program Asuransi Smart Executive No. ……………………….. sejumlah Rp 300.000.000,-(tiga ratus juta rupiah).
b. Uang pertanggungan meninggal dunia akibat kecelakaan berdasarkan Pertanggungan Tambahan Santunan Meninggal Dan Cacat Tetap Karena kecelakaan (ACCIDENTAL DEATH AND DISABLEMENT RIDER), sejumlah Rp. 300.000.000,- (tiga ratus juta rupiah)
c. Bunga sebesar 10% per bulan terhitung Penggugat mengajukan Klaim kepada tergugat yaitu sejak tanggal 11 Nopember 2003, sampai dengan Tergugat melaksanakan kewajibannya secara keseluruhan.
Kerugian Immaterill :
Bahwa karena perbuatan Tergugat tidak melaksanakan kewajiban sesuai dengan kesepakatan yang dimaksud, maka jelas sangat mengganggu Tergugat baik fikiran dan bathin, serta menyita waktu dimana Penggugat harus bolak-balik ke ………….. dan ……………….. untuk mengurus Klaim yang diajukan Penggugat dengan meninggalkan usahanya, kerugian mana tidak dapat dinilai dengan uang, akan tetapi patut dan wajar apabila Penggugat menuntut ganti kerugian Immateriil sebesar Rp. 1.000.000.000,- (satu milyar rupiah).
24. Bahwa untuk menjamin pelaksanaan putusan di kemudian hari tidak menjadi sia-sia (illusioir), maka sangatlah beralasan apabila terhadap harta benda milik Tergugat baik benda tetap maupun benda tidak tetap, terlebih dahulu diletakkan sita jaminan (conservatoir Beslag), yaitu:
Alat-alat perlengkapan kantor berupa komputer-komputer, meja-meja, alat-alat tulis kantor, kendaraan bermotor dan semua benda-benda bergerak yang berada di lingkungan tetapi tidak terbatas pada benda yang berada di ……………………………………………………………………………
25. Bahwa karena gugatan ini diajukan dan didukung oleh bukti-bukti otentik yang cukup dan dapat dipertanggung jawabkan keabsahannya, maka Penggugat Mohon kepada Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini untuk dapat memberikan putusan yang dapat dijalankan terlebih dahulu, meskipun ada verzet, Banding, Kasasi maupun upaya-upaya hukum lainnya (Uit Veortbaar Bij Voorrad);
Bahwa berdasarkan fakta-fakta dan alasan-alasan yang telah Penggugat uraikan tersebut diatas, maka Penggugat mohon kiranya Majelis Hakim Pengadilan Jakarta Selatan yang memeriksa dan mengadili perkara ini berkenan memutuskan sebagai berikut:
1. Mengabulkan gugatan Penggugat untuk seluruhnya.
2. Menyatakan bahwa Perjanjian Asuransi Jiwa yang tertuang dalam Polis Program Asuransi Smart Executive No. ……………….. dan Pertanggungan Tambahan Santunan Meninggal Dan Cacat Tetap Karena kecelakaan (ACCIDENTAL DEATH AND DISABLEMENT RIDER) adalah sah dan mengikat menurut hukum.
3. Menyatakan Tergugat telah cidera janji (wanprestasi) untuk melaksanakan kewajiban sesuai yang tercantum dalam Polis.
4. Menghukum Tergugat I untuk membayar kerugian Penggugat yaitu :
Kerugian Materil :
a. Uang pertanggungan akibat meningal dunia berdasarkan Polis Program Asuransi Smart Executive No. …………………………. sejumlah Rp 300.000.000,-(tiga ratus juta rupiah)
b. Uang pertanggungan meninggal dunia akibat kecelakaan berdasarkan Pertanggungan Tambahan Santunan Meninggal Dan Cacat Tetap Karena kecelakaan (ACCIDENTAL DEATH AND DISABLEMENT RIDER), sejumlah Rp. 300.000.000. (tiga ratus juta rupiah)
c. Bunga sebesar 10% per bulan terhitung Penggugat mengajukan Klaim kepada tergugat yaitu sejak tanggal 11 Nopember 2003, sampai dengan Tergugat melaksanakan kewajibannya secara keseluruhan.
Kerugian Immaterill sejumlah Rp. 1.000.000.000,- (satu milyar rupiah).
5. Menghukum Tergugat untuk membayar uang paksa (dwangsom) sebesar Rp.1.000.000,- (satu juta rupiah) per hari, setiap kali Tergugat lalai melaksanakan Putusan ini.
6. Menyatakan sah dan berharga Sita Jaminan (Consevatoir Beslag) yang telah diletakkan diatas harta benda dan milik Tergugat berupa:
Alat-alat perlengkapan kantor berupa komputer-komputer, meja-meja, alat-alat tulis kantor, kendaraan bermotor dan semua benda-benda bergerak lainnya yang berada di lingkungan tetapi tidak terbatas pada benda yang berada di ………………………………………………………………….
7. Menyatakan putusan perkara ini dapat dilaksanakan terlebih dahulu meskipun ada upaya hukum Verzet, Banding maupun Kasasi (Uit Voerbaar Bij Voorrad).
8. Menghukum Tergugat untuk membayar segala biaya yang timbul dalam perkara ini.
Namun demikian :
Apabila Pengadilan Negeri Jakarta Selatan berpendapat lain, mohon putusan yang seadil-adilnya berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa (Ex Aeque Et Bono)
Hormat kami,
Kuasa Hukum Penggugat,
Senin, 28 Juli 2008
Daftar Persyaratan Mendirikan Badan Usaha hukum
INFORMASI LAYANAN
BAGAIMANA MENDIRIKAN BADAN USAHA ?
Syarat Pendirian Perseroan Terbatas ( PT ) :
KTP/Pasport pendiri,
KTP/Pasport Calon Direksi,
NPWP calon Direktur utama / Direktur,
Bukti Modal yang disetor
Domisili perusahaan PT. (setelah akta dibuat)
NPWP perusahaan (setelah akta dibuat )
Syarat Pendirian Perseroan Komanditer ( CV ) :
KTP/Pasport pendiri,
KTP/Pasport pengurus
NPWP calon direktur
Domisili perusahaan CV (setelah dibuat akta)
NPWP perusahaan CV (setelah dibuat akta)
Syarat Pendirian Yayasan :
KTP pendiri
KTP pengurus/ pembina/ pengawas
NPWP calon ketua Yayasan.
Surat pernyataan bersedia menjadi pengurus/ pembina/ pengawas Yayasan
Bukti modal / Aset untuk Yayasan
Domisili perusahaan Yayasan (setelah akta dibuat)
NPWP yayasan
Syarat pengurusan pendirian Koperasi :
Berita Acara Rapat Pembentukan Koperasi
Surat Kuasa
Surat bukti tersedianya modal yang jumlahnya sekurang-kurangnya sebesar simpanan pokok yang wajib dilunasi oleh para pendiri .
Neraca awal koperasi
Rencana kegiatan usaha koperasi minimal tiga tahun kedepan
susunan pengurus dan pengawas
Daftar hadir rapat pembentukan
Daftar Pendiri Koperasi
Untuk koperasi primer melampirkan fotocopy KTP (yang masih berlaku) dari para pendiri
Untuk koperasi sekunder melampirkan Keputusan Rapat Anggota masing-masing koperasi pendiri tentang persetujuan pembentukan koperasi sekunder dan foto copy anggaran dasar masing-masing koperasi pendiri.
Daftar riwayat hidup dan pas photo para pengurus sebanyak 2 (dua) buah ukuran 4 x 6
- Syarat Pengurusan :
Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP )
Surat Ijin Tempat Usaha (SITU/HO)
Tanda Daftar Perusahaan ( TDP )
(Khusus Kota Bandung, Kabupaten Bandung dan Kota Cimahi )
Asli Salinan Akta Pendirian perusahaan dan perubahan terakhir (PT,CV,PD/UD)
Asli Surat keterangan Domisili perusahaan
Foto copy Nomor Wajib Pokok pajak perusahaan
Foto copy Sertifikat, Akta peralihan Hak, Akta sewa menyewa
Foto copy Ijin Mendirikan Bangunan (IMB)
Asli SPPT & STTS PBB tahun terakhir (asli)
Rekening telpon/ Nomor telpon tempat usaha/kantor
Foto Direktur Utama 3 lembar 4 x 6
Asli Surat Izin tetangga sekitar diketahui RT dan RW
Asli Surat Izin pemilik rumah /Bangunan.
BAGAIMANA MELAKSANAKAN PROSES PERALIHAN HAK ATAS TANAH & PENDAFTARAN DI KANTOR PERTANAHAN
Syarat Pengurusan Peralihan Hak karena jual Beli (alas hak Sertifikat ) :
Sertifikat
Salinan Akta sebelumnya.
SPPT PBB & STTS PBB ( 5 tahun terakhir)
KTP suami istri (penjual)
Surat Nikah (penjual)
Kartu keluarga (penjual)
NPWP penjual
KTP pembeli
Bukti bayar BPHTB
Bukti bayar PPH
Kwitansi jual beli
Syarat Pengurusan Peralihan Hak karena jual beli ( Tanah bekas milik Adat ) :
Salinan letter C / petok desa / kikitir yang diketahui oleh kepala desa
Warkah dari Desa (Riwayat Tanah, surat pernyataan penguasaan fisik, surat pernyaan tidak sengketa, belum pernah memiliki sertipikat sebelumnya)
SPPT PBB & STTS PBB ( 5 tahun terakhir)
KTP suami istri (penjual)
Surat Nikah (penjual)
Kartu keluarga (penjual)
NPWP penjual
KTP pembeli
Bukti bayar BPHTB
Bukti bayar PPH
Kwitansi jual beli
Syarat - syarat Pengurusan Peralihan Hak karena Hibah (orangtua ke anak)
Sertifikat
Salinan Akta sebelumnya
SPPT PBB & STTS PBB ( 5 tahun terakhir)
KTP Suami/istri (pemberi hibah)
Surat Hibah (pemberi hibah)
Kartu Keluarga (pemberi hibah)
Akta kelahiran (penerima hibah)
KTP (penerima hibah)
Surat pernyataan pasal 99 (penerima hibah)
Bukti bayar BPHTB 50 % ( NJOP - Tidak kena pajak) x 5 % )
Syarat - syarat peralihan hak karena Hibah (umum) :
Sertifikat
Salinan Akta sebelumnya
SPPT & STTS PBB ( 5 tahun terakhir )
KTP suami istri (pemberi hibah)
pernyataan belum kawin (pemberi hibah)
Surat pernyataan dan pasal 99
Bukti setor BPHTB
Syarat Pengurusan Peralihan Hak karena Bagi Waris :
Sertifikat
Salinan Akta sebelumnya
SPPT & STTS PBB ( 5 tahun terakhir)
Surat keterangan silsilah waris
KTP ahli waris (pemberi hak waris)
KTP ahli waris (penerima hak waris)
Bukti setor BPHTB
BAGAIMANA MENDIRIKAN BADAN USAHA ?
Syarat Pendirian Perseroan Terbatas ( PT ) :
KTP/Pasport pendiri,
KTP/Pasport Calon Direksi,
NPWP calon Direktur utama / Direktur,
Bukti Modal yang disetor
Domisili perusahaan PT. (setelah akta dibuat)
NPWP perusahaan (setelah akta dibuat )
Syarat Pendirian Perseroan Komanditer ( CV ) :
KTP/Pasport pendiri,
KTP/Pasport pengurus
NPWP calon direktur
Domisili perusahaan CV (setelah dibuat akta)
NPWP perusahaan CV (setelah dibuat akta)
Syarat Pendirian Yayasan :
KTP pendiri
KTP pengurus/ pembina/ pengawas
NPWP calon ketua Yayasan.
Surat pernyataan bersedia menjadi pengurus/ pembina/ pengawas Yayasan
Bukti modal / Aset untuk Yayasan
Domisili perusahaan Yayasan (setelah akta dibuat)
NPWP yayasan
Syarat pengurusan pendirian Koperasi :
Berita Acara Rapat Pembentukan Koperasi
Surat Kuasa
Surat bukti tersedianya modal yang jumlahnya sekurang-kurangnya sebesar simpanan pokok yang wajib dilunasi oleh para pendiri .
Neraca awal koperasi
Rencana kegiatan usaha koperasi minimal tiga tahun kedepan
susunan pengurus dan pengawas
Daftar hadir rapat pembentukan
Daftar Pendiri Koperasi
Untuk koperasi primer melampirkan fotocopy KTP (yang masih berlaku) dari para pendiri
Untuk koperasi sekunder melampirkan Keputusan Rapat Anggota masing-masing koperasi pendiri tentang persetujuan pembentukan koperasi sekunder dan foto copy anggaran dasar masing-masing koperasi pendiri.
Daftar riwayat hidup dan pas photo para pengurus sebanyak 2 (dua) buah ukuran 4 x 6
- Syarat Pengurusan :
Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP )
Surat Ijin Tempat Usaha (SITU/HO)
Tanda Daftar Perusahaan ( TDP )
(Khusus Kota Bandung, Kabupaten Bandung dan Kota Cimahi )
Asli Salinan Akta Pendirian perusahaan dan perubahan terakhir (PT,CV,PD/UD)
Asli Surat keterangan Domisili perusahaan
Foto copy Nomor Wajib Pokok pajak perusahaan
Foto copy Sertifikat, Akta peralihan Hak, Akta sewa menyewa
Foto copy Ijin Mendirikan Bangunan (IMB)
Asli SPPT & STTS PBB tahun terakhir (asli)
Rekening telpon/ Nomor telpon tempat usaha/kantor
Foto Direktur Utama 3 lembar 4 x 6
Asli Surat Izin tetangga sekitar diketahui RT dan RW
Asli Surat Izin pemilik rumah /Bangunan.
BAGAIMANA MELAKSANAKAN PROSES PERALIHAN HAK ATAS TANAH & PENDAFTARAN DI KANTOR PERTANAHAN
Syarat Pengurusan Peralihan Hak karena jual Beli (alas hak Sertifikat ) :
Sertifikat
Salinan Akta sebelumnya.
SPPT PBB & STTS PBB ( 5 tahun terakhir)
KTP suami istri (penjual)
Surat Nikah (penjual)
Kartu keluarga (penjual)
NPWP penjual
KTP pembeli
Bukti bayar BPHTB
Bukti bayar PPH
Kwitansi jual beli
Syarat Pengurusan Peralihan Hak karena jual beli ( Tanah bekas milik Adat ) :
Salinan letter C / petok desa / kikitir yang diketahui oleh kepala desa
Warkah dari Desa (Riwayat Tanah, surat pernyataan penguasaan fisik, surat pernyaan tidak sengketa, belum pernah memiliki sertipikat sebelumnya)
SPPT PBB & STTS PBB ( 5 tahun terakhir)
KTP suami istri (penjual)
Surat Nikah (penjual)
Kartu keluarga (penjual)
NPWP penjual
KTP pembeli
Bukti bayar BPHTB
Bukti bayar PPH
Kwitansi jual beli
Syarat - syarat Pengurusan Peralihan Hak karena Hibah (orangtua ke anak)
Sertifikat
Salinan Akta sebelumnya
SPPT PBB & STTS PBB ( 5 tahun terakhir)
KTP Suami/istri (pemberi hibah)
Surat Hibah (pemberi hibah)
Kartu Keluarga (pemberi hibah)
Akta kelahiran (penerima hibah)
KTP (penerima hibah)
Surat pernyataan pasal 99 (penerima hibah)
Bukti bayar BPHTB 50 % ( NJOP - Tidak kena pajak) x 5 % )
Syarat - syarat peralihan hak karena Hibah (umum) :
Sertifikat
Salinan Akta sebelumnya
SPPT & STTS PBB ( 5 tahun terakhir )
KTP suami istri (pemberi hibah)
pernyataan belum kawin (pemberi hibah)
Surat pernyataan dan pasal 99
Bukti setor BPHTB
Syarat Pengurusan Peralihan Hak karena Bagi Waris :
Sertifikat
Salinan Akta sebelumnya
SPPT & STTS PBB ( 5 tahun terakhir)
Surat keterangan silsilah waris
KTP ahli waris (pemberi hak waris)
KTP ahli waris (penerima hak waris)
Bukti setor BPHTB
Contoh Surat Kontrak / Sewa Rumah
contoh surat kontrak/sewa rumah
21 August 2007 11:46 pm
Berhubung setelah mencari2 di blackle gak ketemu contohnya, jadi terpaksa de bikin sendiri, silahkan untuk yang butuh, tapi kl berguna tinggalkan pesan ya
Surat Perjanjian Sewa - Menyewa
Pada hari ini , Selasa tanggal 21 bulan Agustus tahun 2007 , telah diadakan perjanjian sewa – menyewa antara kedua belah pihak sebagai berikut:
Nama : RakhmatNo. Identitas : ———
Untuk selanjutnya dalam perjanjian ini dapat disebut Pihak Pertama.
Nama : JokoNo. Identitas : ———danNama : AbuNo. Identitas : ———
Untuk selanjutnya dalam perjanjian ini dapat disebut Pihak Kedua.
Atas sebuah obyek tanah yang terletak di Jalan Raya Pajajaran Kav 33 , Bogor Timur yang selanjutnya disebut sebagai obyek sewa
Dengan kondisi sebagai berikut :
• Pihak pertama meminjamkan obyek sewa untuk dijadikan tempat usaha kepada pihak kedua selama 5 tahun terhitung sejak tanggal 1 September 2007 s/d 31 Agustus 2012
• Pihak pertama akan menerima uang sewa sebesar 100.000.000 (seratus juta rupiah) setiap tahun yang dibayarkan dimuka untuk lima tahun oleh pihak kedua
• Selanjutnya, pihak kedua akan membangun rumah dan restoran di atas sewa tersebut dengan perkiraan nilai bangunan 850.000.000 delapan ratus lima puluh juta rupiah, yang akan diserahkan kepada pihak pertama setelah masa sewa berakhir
• Pihak kedua akan memasang listrik dari PLN dan akan membayar seluruh tagihan sampai bulan Oktober 2012
• Bukti pembayaran tagihan harus diserahkan pihak kedua kepada pihak pertama selambat-lambatnya 30 hari sejak tanggal jatuh tempo pembayaran bulan tersebut
• Pihak kedua tidak berhak menyerahkan hak untuk menempati obyek sewa kepada pihak lain kecuali atas persetujuan pihak pertama
• Apabila pihak kedua lalai dalam pembayaran tagihan selama 3 bulan berturut-turut atau menyerahkan hak untuk menempati obyek sewa pada pihak lain maka pihak pertama akan menarik hak penggunaan obyek rumah dari pihak kedua tanpa kompensasi apapun
• Apapila dalam kondisi terpaksa pihak pertama harus membatalkan perjanjian ini secara sepihak maka pihak kedua berhak untuk memperoleh penggantian uang sewa sebesar 15.000.000 rupiah untuk setiap bulan yang belum digunakan
• Begitupula jika pihak kedua masih menempati obyek sewa setelah masa perjanjian berakhir maka pihak pertama berhak untuk memperoleh penggantian uang sewa sebesar 15.000.000 rupiah setiap bulannya ditambah deposit biaya listrik yang dihitung rata-rata selama 12 bulan terakhir
• Pihak kedua harus memberikan pernyataan tertulis ketika akan mengosongkan obyek sewa setidaknya 30 hari sebelum rencana pengosongan obyek sewa
Pihak I Pihak II Saksi I Saksi II
Popularity: 100%
( Sumber Internet )
21 August 2007 11:46 pm
Berhubung setelah mencari2 di blackle gak ketemu contohnya, jadi terpaksa de bikin sendiri, silahkan untuk yang butuh, tapi kl berguna tinggalkan pesan ya
Surat Perjanjian Sewa - Menyewa
Pada hari ini , Selasa tanggal 21 bulan Agustus tahun 2007 , telah diadakan perjanjian sewa – menyewa antara kedua belah pihak sebagai berikut:
Nama : RakhmatNo. Identitas : ———
Untuk selanjutnya dalam perjanjian ini dapat disebut Pihak Pertama.
Nama : JokoNo. Identitas : ———danNama : AbuNo. Identitas : ———
Untuk selanjutnya dalam perjanjian ini dapat disebut Pihak Kedua.
Atas sebuah obyek tanah yang terletak di Jalan Raya Pajajaran Kav 33 , Bogor Timur yang selanjutnya disebut sebagai obyek sewa
Dengan kondisi sebagai berikut :
• Pihak pertama meminjamkan obyek sewa untuk dijadikan tempat usaha kepada pihak kedua selama 5 tahun terhitung sejak tanggal 1 September 2007 s/d 31 Agustus 2012
• Pihak pertama akan menerima uang sewa sebesar 100.000.000 (seratus juta rupiah) setiap tahun yang dibayarkan dimuka untuk lima tahun oleh pihak kedua
• Selanjutnya, pihak kedua akan membangun rumah dan restoran di atas sewa tersebut dengan perkiraan nilai bangunan 850.000.000 delapan ratus lima puluh juta rupiah, yang akan diserahkan kepada pihak pertama setelah masa sewa berakhir
• Pihak kedua akan memasang listrik dari PLN dan akan membayar seluruh tagihan sampai bulan Oktober 2012
• Bukti pembayaran tagihan harus diserahkan pihak kedua kepada pihak pertama selambat-lambatnya 30 hari sejak tanggal jatuh tempo pembayaran bulan tersebut
• Pihak kedua tidak berhak menyerahkan hak untuk menempati obyek sewa kepada pihak lain kecuali atas persetujuan pihak pertama
• Apabila pihak kedua lalai dalam pembayaran tagihan selama 3 bulan berturut-turut atau menyerahkan hak untuk menempati obyek sewa pada pihak lain maka pihak pertama akan menarik hak penggunaan obyek rumah dari pihak kedua tanpa kompensasi apapun
• Apapila dalam kondisi terpaksa pihak pertama harus membatalkan perjanjian ini secara sepihak maka pihak kedua berhak untuk memperoleh penggantian uang sewa sebesar 15.000.000 rupiah untuk setiap bulan yang belum digunakan
• Begitupula jika pihak kedua masih menempati obyek sewa setelah masa perjanjian berakhir maka pihak pertama berhak untuk memperoleh penggantian uang sewa sebesar 15.000.000 rupiah setiap bulannya ditambah deposit biaya listrik yang dihitung rata-rata selama 12 bulan terakhir
• Pihak kedua harus memberikan pernyataan tertulis ketika akan mengosongkan obyek sewa setidaknya 30 hari sebelum rencana pengosongan obyek sewa
Pihak I Pihak II Saksi I Saksi II
Popularity: 100%
( Sumber Internet )
Minggu, 27 Juli 2008
HYPNOSIS #2 HEURISTIC THINKING DAN FENOMENA KRIMINAL ATAS NAMA HYPNOSIS
HYPNOSIS #2 HEURISTIC THINKING DAN FENOMENA KRIMINAL ATAS NAMA HYPNOSIS
20 April 2007Asep Haerul Gani
a. Modus Pemikiran Systematic dan Heuristic
Sejumlah ahli mengatakan bahwa ada dua kutub cara berpikir manusia, yaitu cara berpikir sistematik dan cara berpikir heuristic . Cara berpikir sistematik bercirikan pemikiran yang penuh upaya dan kehati-hatian , proses pemikirannya aktif , kreatif dan sadar. Saat Anda dalam pemikiran sistematik sejumlah hal anda anggap penting dan berpengaruh. Pemikir sistematik akan mencari argumen berupa fakta, bukti, contoh alasan dan logika . Seorang yang berpikir sistematik saat melihat iklan di Televisi , pemikirannya asyik mempertanyakan apakah klaim iklan tersebut didukung data penelitian, apakah mengandung kebenaran atau apakah data statistik yang disampaikannya validitasnya bisa dipercaya.
Di kutub lainnya, pemikiran heuristic bercirikan pemikiran yang sambil lalu, ambil jalan pintas, sadar atas situasi meskipun tidak cermat dalam menangkap kejanggalan, kesalahan dan kegamangan dari situasi. Pada pemikiran heuristic , Argumen justru tidak dipandang penting, baginya Cues atau Pertanda berupa daya tarik,keakraban dan keahlian sumber lebih dipandang berharga. Seorang yang sedang menggunakan pemikiran heuristic saat melihat iklan televisi , ia melihat iklan itu sambil lalu dan tertarik pada lambang-lambang atau pertanda yang disampaikan iklan.
Faktor situasi mempengaruhi pula penggunaan dua cara berpikir ini. Pada situasi yang Anda pandang berhubungan erat dengan diri Anda , Anda akan cenderung menggunakan pemikiran Sistematik. Sedangkan bila situasi tersebut tidak begitu erat kaitannya dengan diri Anda , Anda cenderung menggunakan pemikiran heuristic. Contoh saat Anda membaca surat kabar atau majalah. Anda cenderung menggunakan pemikiran sistematis saat membaca artikel, tulisan atau reportase yang ada kaitannya dengan pekerjaan Anda atau perusahaan Anda atau minat Anda, sedangkan untuk artikel dan tulisan lain yang tidak masuk dalam kategori minat Anda anda akan membacanya dengan pemikiran heurustic.
Faktor kepribadian di sisi lain juga berpengaruh terhadap penggunaan dua cara berpikir ini. Ada sejumlah orang yang lebih menyukai pemikiran yang satu ketimbang pemikiran yang lain. Ada sebagian orang yang memiliki kenyamanan dalam berfikir analitis dan selalu hati-hati dalam memikirkan sesuatu. Sedangkan ada orang lainnya yang kurang mau memikirkan sesuatu secara serius.
Meskipun demikian setiap hari pemikiran kita bergerak terus di antara 2 kutub ini. Seorang istri yang terhanyut saat menonton Film Kuch-Kuch Hotahai di Televisi sampai menangis, saat itu pemikirannya sedang dikuasai pemikiran heuristic. Sedangkan suaminya yang meledek istrinya dan mengatakan, ”Mah itu kan Cuma akting, di depan sini ada Sutradara, di sebelah kanan dan kiri ada lighting man, pake nangis segala” saat itu melihat film yang sama dengan pemikiran sistematik.
b. Bedah Kasus Kriminalitas yang dialamatkan ke Hypnosis
Kasus 1.
Suatu kali handphone si Doel bergetar, ada SMS masuk dan tertulis ”Selamat, Anda mendapatkan hadiah Handphone NOKIA model abc , hubungi nomor telepon XXXX”. Seseorang yang menggunakan pemikiran systematis, saat membaca tulisan di SMS itu akan langsung melacak fakta dan data apakah ia pernah ikutan program undian berhadiah atau tidak dan mengecek apakah nomor telepon tersebut adalah nomor telepon penyelenggara. Bila fakta dan data menunjukkan error, maka ia memutuskan untuk men-delete SMS itu.
Sementara itu Si Doel yang membaca SMS itu dan saat itu dikuasai pemikiran heuristic. Ia membaca itu dan menangkap Cues berupa bayangan enaknya dan bangganya sedang memakai handphone NOKIA terbaru dan sedang memamerkannya ke teman-teman. Pemikiran heuristic ini membuatnya bergerak untuk menghubungi nomor telepon XXXX. Saat si Doel menghubungi nomor telepon tersebut, dari seberang sana si penelepon mengajukan pertanyaan (data ini sudah diketahui awal oleh si penelepon) yang akan dijawab YA.
Penelepon ” Nama Anda Abdoel kan?
Abdoel ” Ya
Penelepon ” Alamat Anda di Jl. ….., kan ¿
Abdoel ” Ya
Penelepon ” Anda bekerja di ..... kan ...?
Abdoel ”Ya
Penelepon ” Anda akan dapatkan Handphone NOKIA , sayaratnya adalah KIRIMKAN PULSA sebesar Rp 100.000 ke Nomor . Kami tunggu 10 menit lagi agar NOKIA ini menjadi milik Anda.
Bila Abdoel tetap dalam pemikiran Heuristic, ia akan mencari pulsa , mengirimkan pulsa dan tentunya TAK ADA NOKIA. Menarik bahwa si penipu ini dalam menjalankan aksinya memanfaatkan betul pemikiran heuristic dan memanfaatkan pola komunikasi Pacing-Pacing-Pacing-Leading dan Yes Tag Question.
Kasus 2.
Abdul Jabbar mahasiswa UMJ naik angkot D01 Kebayoran Lama –Ciputat di depan pintu masuk Terminal Leba Bulus. Di bagian belakang angkot sudah ada penumpang di pojok seorang ibu. Ia kemudian memilih duduk di kursi sisi kanan angkot duduk di tengah. Angkot berjalan.
Di perempatan Pasar Jumat naik 3 penumpang laki-laki. Penumpang pertama duduk samping kanan Abdul Jabar. Penumpang kedua duduk samping kiri Abdul Jabbar. Penumpang ketiga berpakaian necis berdasi membawa selebaran pijat reflexi. Abdul Jabbar saat itu asyik sedang melihat fitur-fitur di handphone barunya.
Saat asyik-asyiknya, penumpang Necis berkata, Dek, Anda sepertinya cape sekali Ya ? Abdul Jabar menjawab ”Ya”, ”Sini saya pijat reflexi” kata si penumpang necis, sambil tangannya langsung memegang betis kiri Abdul Jabar dan memijitnya. Abdul Jabbar hanya berpikir orang ini baik banget nih . Saat pemikiran heuristiknya memenuhi kesadarannya, pemikiran sistematiknya lumpuh, tak sempat lagi sadari handphone ditaruh dimana. Ia asyik dengan pijitan pria necis.
Di Plaza Ciputat Mas , pria samping kanan menghentikan angkot lalu turun, Menjelang 50 meter lagi ke kampus UMJ , penumpang samping kiri berkata ” Mas, tadi bawa handphone kan ?”. Abdul Jabbar sadar dan mengecek handphone nya sudah raib. Penumpang samping kanan mengatakan ” Turun mas, segera, orang yang tadi turun tuh kayaknya yang ngambil”. Angkot pun berhenti. Abdul Jabbar turun, pria samping kanan turun, dan pria necis pun turun.
Menurut supir Angkot , ketiga pria ini berkomplot dalam menjalankan modus kejahatannya, ia tadi sudah mengingatkan Abdul Jabbar namun tidak digubris.
Kasus 3
Seorang Ibu bergegas keluar dari Bank Niaga Jl. Sudirman setelah mengambil uang. Ia berjalan menuju halte di depan Bank Niaga. Di halte ia melihat ada 3 orang laki-laki , 2 laki-laki di ujung sebelah kanan halte berdiri dengan badan seperti pegulat, tangan bertato dan tampang sangar. 1 laki-laki di ujung sebelah kiri berjas berdasi berpenampilan rapi dan membawa tas kulit dengan merk mahal.
Pemikiran yang muncul di si Ibu saat melihat 2 laki-laki bertato adalah ”wah gawat, mereka jahat, bahaya nih” . Pemikiran ini membuat si ibu kelihatan cemas dan ada pergerakan tubuh mendekati si pria perlente . Ini pun akibat pemikiran heuristic pula ”Laki-laki ini keren, murah senyum, rapi, bisa dipercaya”. Saat sang ibu mendekat , maka sangpria perlente mengajukan Yes Tag question , ”Ibu terlihat cemas Ya? ”, ”Ibu sepertinya ketakutan akan keselamatan ibu ?”, ” Ibu khawatir dengan kedua pria di ujung sana ?” Semua pertanyaan ini dijawab ”Ya” oleh si Ibu. Si perlente lalu mangajak si Ibu yang masih dalam pemikiran heuristic” BU, mari kita naik taksi bersama !”. Dan tanpa curiga sedikitpun, si Ibu ikut dengan sang pria perlente. Ternyata di Taxi inilah si Ibu akhirnya memberikan uangnya kepada si perlente.
Kasus 4
Seorang haji berusia 45 tahun dua bulan lalu mengisi kupon undian berhadiah mobil Xenia. Dua minggiu yang lalu ia mendapatkan Surat lengkap (dipalsukan) yang menyatakan bahwa ia memenangkan Xenia dan harus membayarkan pajak barang hadiah sekitar Rp 40 juta dan segera menghubungi nomor telepon XXXX . Pemikiran heuristic menyebabkan ia membayangkan sudah berada di dalam mobil Xenia dan berjalan-jalan dengan mobil barunya. Setelah menelepon nomor tersebut ia mendapatkan informasi bahwa Pajak Hadiahnya 75 % dibayarkan oleh perusahaan, ia tinggal membayarkan Rp 10 juta saja sekarang. Karena sang Haji dalam pemikiran heuristik, kalimat ini dipandang sebagai anugerah, keuntungan dll. Ia lupo mengecek peraturan perpajakan, ia pun hilap – mana ada pembayaran pajak menggunakan rekening pribadi, ia langsung mabur ke ATM BCA terdekat dan langsung transfer uang. Sepuluh juta melayang, Xenia hanya terbayang.
c. Pencegahan dari kejahatan tipe ini
1. Selalulah berupaya sadar saat di area publik, utamanya saat turun dan keluar dari kendaraan,saat keluar dari kerumunan, keluar dari teater atau tempat-tempat tertutup lainnya. Pulihkan kesadaran anda 100% .
2. Gunakan pemikiran systematik anda saat anda berada di area-area umum.
Salam hangat dari Ciwandan
Pun Sapun Ampun Paralun
Pakena Gawe Rahayu, Sangkan Nanjung di Juritan, Nanjeur di Buana.
Asep Haerul Gani
( Sumber Internet )
20 April 2007Asep Haerul Gani
a. Modus Pemikiran Systematic dan Heuristic
Sejumlah ahli mengatakan bahwa ada dua kutub cara berpikir manusia, yaitu cara berpikir sistematik dan cara berpikir heuristic . Cara berpikir sistematik bercirikan pemikiran yang penuh upaya dan kehati-hatian , proses pemikirannya aktif , kreatif dan sadar. Saat Anda dalam pemikiran sistematik sejumlah hal anda anggap penting dan berpengaruh. Pemikir sistematik akan mencari argumen berupa fakta, bukti, contoh alasan dan logika . Seorang yang berpikir sistematik saat melihat iklan di Televisi , pemikirannya asyik mempertanyakan apakah klaim iklan tersebut didukung data penelitian, apakah mengandung kebenaran atau apakah data statistik yang disampaikannya validitasnya bisa dipercaya.
Di kutub lainnya, pemikiran heuristic bercirikan pemikiran yang sambil lalu, ambil jalan pintas, sadar atas situasi meskipun tidak cermat dalam menangkap kejanggalan, kesalahan dan kegamangan dari situasi. Pada pemikiran heuristic , Argumen justru tidak dipandang penting, baginya Cues atau Pertanda berupa daya tarik,keakraban dan keahlian sumber lebih dipandang berharga. Seorang yang sedang menggunakan pemikiran heuristic saat melihat iklan televisi , ia melihat iklan itu sambil lalu dan tertarik pada lambang-lambang atau pertanda yang disampaikan iklan.
Faktor situasi mempengaruhi pula penggunaan dua cara berpikir ini. Pada situasi yang Anda pandang berhubungan erat dengan diri Anda , Anda akan cenderung menggunakan pemikiran Sistematik. Sedangkan bila situasi tersebut tidak begitu erat kaitannya dengan diri Anda , Anda cenderung menggunakan pemikiran heuristic. Contoh saat Anda membaca surat kabar atau majalah. Anda cenderung menggunakan pemikiran sistematis saat membaca artikel, tulisan atau reportase yang ada kaitannya dengan pekerjaan Anda atau perusahaan Anda atau minat Anda, sedangkan untuk artikel dan tulisan lain yang tidak masuk dalam kategori minat Anda anda akan membacanya dengan pemikiran heurustic.
Faktor kepribadian di sisi lain juga berpengaruh terhadap penggunaan dua cara berpikir ini. Ada sejumlah orang yang lebih menyukai pemikiran yang satu ketimbang pemikiran yang lain. Ada sebagian orang yang memiliki kenyamanan dalam berfikir analitis dan selalu hati-hati dalam memikirkan sesuatu. Sedangkan ada orang lainnya yang kurang mau memikirkan sesuatu secara serius.
Meskipun demikian setiap hari pemikiran kita bergerak terus di antara 2 kutub ini. Seorang istri yang terhanyut saat menonton Film Kuch-Kuch Hotahai di Televisi sampai menangis, saat itu pemikirannya sedang dikuasai pemikiran heuristic. Sedangkan suaminya yang meledek istrinya dan mengatakan, ”Mah itu kan Cuma akting, di depan sini ada Sutradara, di sebelah kanan dan kiri ada lighting man, pake nangis segala” saat itu melihat film yang sama dengan pemikiran sistematik.
b. Bedah Kasus Kriminalitas yang dialamatkan ke Hypnosis
Kasus 1.
Suatu kali handphone si Doel bergetar, ada SMS masuk dan tertulis ”Selamat, Anda mendapatkan hadiah Handphone NOKIA model abc , hubungi nomor telepon XXXX”. Seseorang yang menggunakan pemikiran systematis, saat membaca tulisan di SMS itu akan langsung melacak fakta dan data apakah ia pernah ikutan program undian berhadiah atau tidak dan mengecek apakah nomor telepon tersebut adalah nomor telepon penyelenggara. Bila fakta dan data menunjukkan error, maka ia memutuskan untuk men-delete SMS itu.
Sementara itu Si Doel yang membaca SMS itu dan saat itu dikuasai pemikiran heuristic. Ia membaca itu dan menangkap Cues berupa bayangan enaknya dan bangganya sedang memakai handphone NOKIA terbaru dan sedang memamerkannya ke teman-teman. Pemikiran heuristic ini membuatnya bergerak untuk menghubungi nomor telepon XXXX. Saat si Doel menghubungi nomor telepon tersebut, dari seberang sana si penelepon mengajukan pertanyaan (data ini sudah diketahui awal oleh si penelepon) yang akan dijawab YA.
Penelepon ” Nama Anda Abdoel kan?
Abdoel ” Ya
Penelepon ” Alamat Anda di Jl. ….., kan ¿
Abdoel ” Ya
Penelepon ” Anda bekerja di ..... kan ...?
Abdoel ”Ya
Penelepon ” Anda akan dapatkan Handphone NOKIA , sayaratnya adalah KIRIMKAN PULSA sebesar Rp 100.000 ke Nomor . Kami tunggu 10 menit lagi agar NOKIA ini menjadi milik Anda.
Bila Abdoel tetap dalam pemikiran Heuristic, ia akan mencari pulsa , mengirimkan pulsa dan tentunya TAK ADA NOKIA. Menarik bahwa si penipu ini dalam menjalankan aksinya memanfaatkan betul pemikiran heuristic dan memanfaatkan pola komunikasi Pacing-Pacing-Pacing-Leading dan Yes Tag Question.
Kasus 2.
Abdul Jabbar mahasiswa UMJ naik angkot D01 Kebayoran Lama –Ciputat di depan pintu masuk Terminal Leba Bulus. Di bagian belakang angkot sudah ada penumpang di pojok seorang ibu. Ia kemudian memilih duduk di kursi sisi kanan angkot duduk di tengah. Angkot berjalan.
Di perempatan Pasar Jumat naik 3 penumpang laki-laki. Penumpang pertama duduk samping kanan Abdul Jabar. Penumpang kedua duduk samping kiri Abdul Jabbar. Penumpang ketiga berpakaian necis berdasi membawa selebaran pijat reflexi. Abdul Jabbar saat itu asyik sedang melihat fitur-fitur di handphone barunya.
Saat asyik-asyiknya, penumpang Necis berkata, Dek, Anda sepertinya cape sekali Ya ? Abdul Jabar menjawab ”Ya”, ”Sini saya pijat reflexi” kata si penumpang necis, sambil tangannya langsung memegang betis kiri Abdul Jabar dan memijitnya. Abdul Jabbar hanya berpikir orang ini baik banget nih . Saat pemikiran heuristiknya memenuhi kesadarannya, pemikiran sistematiknya lumpuh, tak sempat lagi sadari handphone ditaruh dimana. Ia asyik dengan pijitan pria necis.
Di Plaza Ciputat Mas , pria samping kanan menghentikan angkot lalu turun, Menjelang 50 meter lagi ke kampus UMJ , penumpang samping kiri berkata ” Mas, tadi bawa handphone kan ?”. Abdul Jabbar sadar dan mengecek handphone nya sudah raib. Penumpang samping kanan mengatakan ” Turun mas, segera, orang yang tadi turun tuh kayaknya yang ngambil”. Angkot pun berhenti. Abdul Jabbar turun, pria samping kanan turun, dan pria necis pun turun.
Menurut supir Angkot , ketiga pria ini berkomplot dalam menjalankan modus kejahatannya, ia tadi sudah mengingatkan Abdul Jabbar namun tidak digubris.
Kasus 3
Seorang Ibu bergegas keluar dari Bank Niaga Jl. Sudirman setelah mengambil uang. Ia berjalan menuju halte di depan Bank Niaga. Di halte ia melihat ada 3 orang laki-laki , 2 laki-laki di ujung sebelah kanan halte berdiri dengan badan seperti pegulat, tangan bertato dan tampang sangar. 1 laki-laki di ujung sebelah kiri berjas berdasi berpenampilan rapi dan membawa tas kulit dengan merk mahal.
Pemikiran yang muncul di si Ibu saat melihat 2 laki-laki bertato adalah ”wah gawat, mereka jahat, bahaya nih” . Pemikiran ini membuat si ibu kelihatan cemas dan ada pergerakan tubuh mendekati si pria perlente . Ini pun akibat pemikiran heuristic pula ”Laki-laki ini keren, murah senyum, rapi, bisa dipercaya”. Saat sang ibu mendekat , maka sangpria perlente mengajukan Yes Tag question , ”Ibu terlihat cemas Ya? ”, ”Ibu sepertinya ketakutan akan keselamatan ibu ?”, ” Ibu khawatir dengan kedua pria di ujung sana ?” Semua pertanyaan ini dijawab ”Ya” oleh si Ibu. Si perlente lalu mangajak si Ibu yang masih dalam pemikiran heuristic” BU, mari kita naik taksi bersama !”. Dan tanpa curiga sedikitpun, si Ibu ikut dengan sang pria perlente. Ternyata di Taxi inilah si Ibu akhirnya memberikan uangnya kepada si perlente.
Kasus 4
Seorang haji berusia 45 tahun dua bulan lalu mengisi kupon undian berhadiah mobil Xenia. Dua minggiu yang lalu ia mendapatkan Surat lengkap (dipalsukan) yang menyatakan bahwa ia memenangkan Xenia dan harus membayarkan pajak barang hadiah sekitar Rp 40 juta dan segera menghubungi nomor telepon XXXX . Pemikiran heuristic menyebabkan ia membayangkan sudah berada di dalam mobil Xenia dan berjalan-jalan dengan mobil barunya. Setelah menelepon nomor tersebut ia mendapatkan informasi bahwa Pajak Hadiahnya 75 % dibayarkan oleh perusahaan, ia tinggal membayarkan Rp 10 juta saja sekarang. Karena sang Haji dalam pemikiran heuristik, kalimat ini dipandang sebagai anugerah, keuntungan dll. Ia lupo mengecek peraturan perpajakan, ia pun hilap – mana ada pembayaran pajak menggunakan rekening pribadi, ia langsung mabur ke ATM BCA terdekat dan langsung transfer uang. Sepuluh juta melayang, Xenia hanya terbayang.
c. Pencegahan dari kejahatan tipe ini
1. Selalulah berupaya sadar saat di area publik, utamanya saat turun dan keluar dari kendaraan,saat keluar dari kerumunan, keluar dari teater atau tempat-tempat tertutup lainnya. Pulihkan kesadaran anda 100% .
2. Gunakan pemikiran systematik anda saat anda berada di area-area umum.
Salam hangat dari Ciwandan
Pun Sapun Ampun Paralun
Pakena Gawe Rahayu, Sangkan Nanjung di Juritan, Nanjeur di Buana.
Asep Haerul Gani
( Sumber Internet )
HYPNOSIS #1 : MENGENAL FENOMENA HYPNOSIS DAN PEMANFAATANNYA
HYPNOSIS #1 : MENGENAL FENOMENA HYPNOSIS DAN PEMANFAATANNYA
19 April 2007Asep Haerul Gani
PERINGATAN ! Jangan sangka tulisan ini mengandung daya HYPNOSIS. Bila anda tidak ingin tahu fenomena Hypnosis jangan baca tulisan ini.Bila anda tidak mau kena pengaruh hypnosis, tak perlu baca artikel ini. Semakin anda membaca tulisan ini, membuat anda semakin fokus , dan Anda semakin memahami informasi apapun yang disajikan dalam artikel ini.HYPNOSIS #1 .Mengenal fenomena Hypnosis dan pemanfaatannya PERSEPSI TENTANG HYPNOSIS Saat anda membaca kata “Hypnosis” , pikiran apa yang segera muncul di benak Anda ?Manakah di antara pilihan ini yang menggambarkan pikiran Anda ?• Hypnosis adalah keterampilan yang mampu membuat orang seperti Boneka, dapat diperintah sesuka hati• Hypnosis bagian dari kuasa kegelapan, bagian dari sihir dan magic• Hypnosis hanya dimanfaatkan untuk kejahatan• Hypnosis diperoleh dengan jalan tapabrata• Hypnosis memerlukan bakat khusus• Lainnya, sebutkan ...................................................Anda tidak sendirian bila Anda memiliki pandangan negatif terhadap HYPNOSIS. Dari pengalaman saya membuka kajian HYPNOSIS dan HYPNOTERAPI baik di kalangan awam ataupun kalangan akademik, respon paling umum dari peserta adalah berjaga-jaga dan SKEPTIK. Perilaku skeptik ini pun menggiring orang tersebut ke dua titik. Pertama, hadir untuk membuktikan apakah HYPNOSIS seperti yang dipikirkannya. Kedua, langsung ambil kesimpulan bahwa HYPNOSIS persis seperti anggapannya, jadi tak perlu datang , percuma tak berguna.Pandangan negatif terhadap HYPNOSIS ini diperbesar oleh media cetak da elektronik yang menayangkan Hypnosis Panggung (Stage Hypnosis) . Sebagai bentuk hiburan, Anda melihat bahwa sang Hypnotist bisa menentukan subyek persis seperti yang diinginkannya, seakan tidak memiliki kehendak bebas. Di Hypnotis untuk hiburan ini, Anda melihat betapa bodoh, konyol dan memalukannya perilaku manusia.Pandangan miring terhadap HYPNOSIS ini diperparah lagi dengan adanya tayangan televisi yang menampilkan seseorang paranormal menggunakan pakaian hitam-hitam yang menjalankan aksi-aksi panggungnya . Anda melihat bagaimana seseorang hanyalah menjadi permainan dari sang Dukun. Pandangan kurang bersahabat terhadap HYPNOSIS ini semakin dahsyat dengan berita-berita kriminal yang menayangkan korban-korban kejahatan atas nama HYPNOSIS. Anda mungkin pernah membaca ada sejumlah Kasir di pertokoan yang langsung memberikan uang yang diminta orang Hadramaut berjubah. Anda mungkin pernah membaca ada orang yang jadi korban mentrasfer uang ke nomor tertentu karena mendapatkan info bahwa ia dapat hadiah mobil. Anda mungkin pernah membaca seorang keluar dari Bank kemudian mau diajak masuk Taksi oleh seorang berpenampilan keren dan memberikan uangnya di dalam Taxi. Anda mungkin pernah membaca seorang mahasiswa kehilangan handphone sekaligus dompetnya saat ada seoseorang berkenalan dengannya dan mendemonstrasikan keterampilannya dalam pijat reflexi. Anda bisa jadi pernah tahu seseorang di dalam angkot tiba-tiba muntah lalu ada orang yang kehilangan dompet, uang , handphone.Anda tidak sendirian bila berpikiran HYPNOSIS negatif, buruk, perdukunan, perbodohan dan bagian dari kejahatan. Namun demikian, apakah HYPNOSIS memang seperti itu ? FENOMENA HYPNOSIS Apapun pikiran dan pendapat anda tentang ’HYPNOSIS”, lanjutkanlah membaca dan jujurlah menjawab pertanyaan berikut .Tandailah mana saja fenomena yang pernah Anda alami .• Mengantuk yang sangat di kendaraan • Khusyuk ketika sedang berdo’a • Asyik saat memancing sehingga lupa waktu• Asyik main game di computer hingga lupa makan• Asyik menekuni hobi tertentu, semakin menemukan tantangan semakin masuk tak mau berhenti sebelum selesai• Badan makin santai , perasaan semakin nyaman saat Anda mencium aroma tertentu• Melamun, hingga terlupa hal yang harusnya dikerjakan• Asyik membaca buku, hingga tak terdengar orang yang memanggil• Saat berjalan tiba-tiba sadar bahwa sedang berjalan ke tempat lain , karena pikiran terlena memikirkan sesuatu • Saat kaki anda turut menendang , ketika sedang asyik menonton jagoan sepakbola di televisi• Saat Anda sedang gundah, ada seorang teman mendekati Anda lalu menyampaikan sesuatu, dan Anda langsung melakukan apa yang disarankannya• Anda terhanyut saat melihat Video / film / pagelaran wayang /teater dan ikut kesal, marah, gembira sesuai perasaan pemeran utama• Perasaan Anda terlibat kala mendengar sandiwara radio sehingga naik turunnya emosi Anda sesuai dengan naik turunnya emosi pemeran di radio.• Anda membayangkan suatu keadaan yang Anda rencanakan, dan ternyata terjadi seperti yang Anda bayangkan
• Anda percaya kepada seseorang entah itu sahabat, orangtua, Guru, Suhu . Setiap satannya anda langsung lakukan tanpa syarat.• Anda mengatakan sesuatu kepada diri anda sendiri, lalu perasaan Anda terpicu oleh kata yang Anda ucapkan• Anda merasa makin nyaman dan berharga saat Anda menyadari dan mensyukuri apa yang telah Anda raih• Anda datang ke pertokoan, membeli sesuatu, setibanya di rumah anda sadar bahwa Anda tidak memerlukan barang itu• Anda selalu membeli produk dengan merk tertentu tanpa bisa menjelaskan alasan argumentatif rasional dan ilmiah alasan membeli produk dengan merk ituBila Anda menandai satu saja di antara fenomena tersebut sebagai fenomena yang pernah anda alami, ini berarti Anda pernah mengalami fenomena HIPNOSIS, terlepas pandangan atau pemikiran anda tentang HYPNOSIS.Ormond Mc Gill seseorang yang dijuluki Dekan Hypnotis Amerika mengatakan ”Tidak mudah memberi pengertian tentang HYPNOSIS, namun HYPNOSIS tak ubahnya seperti listrik, sedikit orang yang bisa menjelaskannya dengan mudah, namun yang jelas listrik memiliki DAYA yang dapat dimanfaatkan. Demikian pula HYPNOSIS ”.Listrik tentunya netral, menjadi berguna atau berbahaya sangat tergantung yang memakainya, demikian pula Hypnosis.
PROSES HYPNOSIS ALAMIAH Hypnosis bercirikan keadaan yang single focus, orang lebih peka terhadap proses dalam tubuhnya termasuk proses pengindraannya . Karena fokusnya ke satu hal maka pembelajaran lebih mudah terjadi jika dibandingkan dengan pembelajaran saat Anda fokus ke beberapa hal.Untuk sampai ke keadaan single focus ini beragam metoda dapat dilakukan. Anda bisa duduk di kursi dengan mata terpejam sambil menyadari masuk dan keluarnya nafas. Anda bisa fokuskan perhatian kepada suatu titik, gambar, gerakan benda. Anda bisa juga mengingat keadaan yang menyenangkan dan merasakannya kembali. Anda bisa mengingat kembali pengalaman saat sedang menonton acara yang membuat anda nyaman. Anda bisa pula menghitung mundur dari 100 hingga 1 dan menyadari semakin mundur semakin relaks. Cara-cara untuk masuk ke dalam keadaan fokus ini dinamakan INDUKSI. Tujuan dari induksi ini adalah agar anda lebih relaks, sehingga anda lebih fokus dan bank ingatan anda terbuka. Bank ingatan ini adalah tempat semua program-program hidup anda selama ini . Membuka bank ingatan ini dalam keadaan banyak fokus tidak mudah. Hanya dalam keadaan single focus sajalah, bank ingatan ini mudah terbuka dan mudah pula untuk menerima program-program pembelajaran baru. Bank ingatan ini dikenal dengan nama Long Term Memory, Subconscious ataupun Unconscious . Manusia dalam hidupnya menerima program dari lingkungannya , terawal dari pengasuhnya melalui KATA atau KALIMAT yang perlahan-lahan dimasukkan ke dalam bank ingatannya. Kata atau kalimat apapun yang masuk ke bank ingatan akan diolah langsung persis apa adanya. Bila kata ”Saya Lemas” yang masuk ke Bank ingatan, maka bank ingatan menerima perintah PROGRAM ”SAYA LEMAS” lah yang harus dijalankan oleh tubuh, maka tubuh hanya memberikan respon-respon yang melahirkan ”SAYA LEMAS”. Penggunaan kata dan kalimat seperti ini disebut dengan SUGESTI atau SCRIPT atau CHANGE atau LEARNING. Semakin Sugesti ini sering dimasukkan ke dalam Bank ingatan, maka semakin intenslah program itu, dan semakin kuat pula untuk mengubah orang tersebut ke arah program yang dimasukkan. Hypnosis dalam fenomena sehari-hari berjalan melalui 2 proses kunci itu. Proses Induksi dan proses Sugesti. Hypnotis dalam kehidupan kita adalah diri kita sendiri, pengasuh, orangtua, keluarga, guru, masyarakat dan budaya. Anda bisa saja bebas dari pengaruh Clinical Hypnosys, namun anda hingga saat ini bisa jadi terbelenggu dalam pengaruh Cultural Hypnosys. Apa yang anda makan, apa yang anda pakai, apa yang anda persepsikan baik dan buruk, bernilai tak bernilai, bisa jadi bukan atas olah pilih anda sendiri.
Hingga paragraf ini, Anda sudah tahu bagaimana persepsi negatif terhadap Hypnosis terjadi. Anda pun sudah tahu pula bahwa fenomena HYPNOSIS akrab dengan diri Anda. Anda sudah tahu INDUKSI dan anda sudah tahu SUGESTI dalam Hypnosis. Anda pun sudah tahu proses HYPNOSIS dalam keseharian.PEMANFAATAN FENOMENA HYPNOSIS Dari obrolan dengan peserta kajian Hypnosis dan Hypnotherapi di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, USU Medan, Universiti Kebangsaan Malaysia, UI Depok, SDIT Imam Bukhori Sumedang dan para santri di Pondok Pesantren Hypnotherapi Ciputat diketahui bahwa peserta mengakui fenomena hipnosis mereka alami, hanya seringkali justru yang berakibat negatif untuk diri. Sebutlah si Amin, dia mengatakan ”Pada saat bangun pagi, kata pertama yang saya ucapkan ”Aduh lemas kali badan ni !” , lalu istri saya yang mendengar kata-kata saya mengatakan, ”Wah betul nih Bang, badan Abang panas, baiknya Abang tidur aja agar tidak sakit parah”. Lalu saya mengikuti saran istri saya, badan saya kemudian menghangat dan saya malah sakit parah”.Lain lagi si Johan , ia berkata ”Saat saya berhadapan dengan tugas di kantor saya sering berkata pada diri sendiri ” Apapun yang saya laukan, Bos pasti memarahi saya” dan herannya kejadian yang saya alami dengan boss saya persis seperti apa yang saya sering katakan kepada diri saya.Amin dan Johan sudah menggunakan HIPNOSIS dengan sukses. Amin SUKSES memperoleh badan yang lemas , panas dan sakit parah. Johan SUKSES memperoleh kemarahan Boss nya. Dengan metodologi dan teknik yang persis sama , sebenarnya Amin bisa memperoleh badan yang bugar dan sehat dan Johan bisa mendapatkan pujian Boss nya. Tentu saja bila mereka memahami bahwa fenomena itu bisa dimanfaatkan. Anda bisa memanfaatkan fenomena HYPNOSIS ini dalam diri Anda.AFFIRMASI Affirmasi adalah menyatakan seuatu yang positif tentang diri Anda. Mulai saat ini hentikanlah kata atau kalimat yang menyatakan diri anda dengan citra negatif. Mulai saat ini lakukanlah memberikan pernyataan-pernyataan positif tentang diri Anda. Buatlah sendiri pernyataan-pernyataan apa yang anda inginkan tentang diri anda. Saya menulis beberapa , anda bisa melanjutkannya dan membuatknya sesuai dengan yang Anda inginkan .• Saya pandai dalam semua pelajaran • Saya menarik sebagai pembicara • Apapun lelucon yang saya sampaikan, pendengar terhibur • Saya tampil tenang, mampu menguasai keadaan, dan berbicara lancar • Apapun yang saya lakukan membuat saya semakin baik dan kreatif • Masalah apapun yang muncul di hadapan saya mampu saya atasi Dalam fenomena budaya , Afirmási ini dikenal dengan beragam nama . Urang Sunda memberi nama Rajah, Jampe, Jangjawokan. Dalam tradisi Hindu dan Budha namanya MANTRA . Dalam tradisi Muslim namnya Du’a . Dalam tradisi Latin namanya Ora.Affirmasi diucapkan berulang-ulang setelah anda fokus. Keadaan fokus ini bisa anda capai saat anda terjaga dari tidur saat anda mata mengantuk terlelap ingin tidur. Keadaan fokus ini bisa pula anda capai saat anda mandi di pancuran (shower) merasakan sejuknya air, saat anda sedang menghirup wangi-wangian, saat anda spa, saat anda mandi kembang, saat anda dipijat, saat anda luluran, saat anda latihan pernapasan, saat anda Chi Kung, saat anda menari, saat anda bermain musik. Anda pun dapat fokus dengan menggunakan ritual agama , saat meditasi, saat bertapabrata, saat berdoa, saat wudhu, saat shalat, saat dzikir. Ucapkanlah kata-kata Affirmasi anda setelah anda fokus.
VISUALISASI Paling tidak Anda pernah sekali melamun dalam hidup Anda. Dalam keadaan melamunkan sesuatu, anda masuk ke keadaan yang menggunakan seluruh 6 indra Anda (mata anda melihat rupa dan warna sesuatu dalam lamunan, hidung anda menghidu bau sesuatu dalam lamunan, telinga anda mendengar bunyi tertentu dalam lamunan, lidah anda mengecap rasa tertentu dalam lamunan, tangan dan kaki anda merasakan tekstur tertentu dalam lamunan dan Tubuh Anda merasakan hal tertentu dalam lamunan dan pikiran anda sedang asyik dengan pikiran tertentu dalam lamunan) . Visualisasi meskipun mengandung kata VISUAL yang artinya penglihatan mempunyai makna yang lebih luas mencakup keenam indra (lihat, dengar, cium, raba-rasa, kecap, pikiran).Bang Doel seorang peserta kajian Hypnotherapy saat istirahat pernah berkata pada saya ”Suatu kali karena dituntut dateline saya harus mengerjakan tugas hingga pukul 21.00. Saya baru keluar kantor pukul 21.15. Saat itu saya membayangkan saat saya tiba di rumah, istri bertanya dengan nada ketus dan penuh curiga, lalu marah-marah. Setibanya di rumah saya mendapatkan persis apa yang saya bayangkan”. Apa yang dilakukan oleh Bang Doel ini adalah visualisasi. Apa yang dibayangkannya dalam pikiran menjadi kenyataan.Visualisasi dapat anda lakukan dengan MELAMUNKAN apa OUTCOME anda, dan anda menghayatinya SAAT INI dan SEKARANG telah tercapai.. Misalnya anda akan berangkat ke kantor menggunakan kendaraan umum. Anda dapat melamunkan skenario berikut ”Anda melihat anda berpakaian rapi, Anda merasakan udara yang segar terdengar suara anak anda berkata ” Hati-hati ya Pa/Mah, Sukses Ya”, dan anda berjalan keluar rumah dengan ayunan kaki penuh energi. Di tepi jalan raya anda melihat kendaraan umum yang anda akan tumpangi menuju ke arah Anda. Anda menyetop, dan mobil perlahan berhenti di depan anda. Anda kemudian merasakan kaki anda naik ke mobil, dan di dalam mobil Anda masih menemukan satu tempat duduk kosong yang bersih, dan di sampingnya hadir orang yang menyenagkan. Anda mendengarnya menyapa ”Silakan duduk pak/bu?” Anda kemudian duduk di kursi tersebut, berbincang-bincang dengan rekan sebalah Anda, kemudian tak terasa sampai di tempat tujuan. Anda kemudian berdiri, turun dari mobil lalu berjalan menuju kantor Anda. Anda tersenyum kepada setiap orang dan anda rasakan sampai di kursi/meja anda dalam keadaan segar dan penuh energi”. Ada ahli yang mengatakan Visualisasi sebagai Teater Pikiran.Latih berulang-ulang VISUALISASI ini hingga otomatis dan otak mendapatkan gambaran dengan skenario paling sempurna. Ketika skenario ini tercatat di otak, dan otak mengirimkan perintah ke seluruh anggota tubuh yang tercitrakan dalam visualisasi ini, maka siaplah untuk bersyukur, karena apa yang anda Visualisasikan terjadi dalam kenyataan. Latihlah VISUALISASI ini dimulai dengan hal-hal sederhana. Misalnya, saat ada di kantor visualisasikanlah anda santai, pekerjaan anda selesai dengan benar, Anda menikmati pekerjaan anda. Setelah antara Visualisasi dan kenyataan semakin akurat, Latihlah dengan perilaku yang melibatkan orang lain dan lebih rumit. C. AKNOWLEDGEMENT Selama ini sebagian dari kita terlalu KRITIS terhadap diri sendiri. Kak Hutagalung peserta kajian di USU mengatakan ”Selama ini, saya sering mengatakan pada diri saya sendiri hal yang justru membuat saya makin tak berdaya. Saya terlalu kritis terhadap hasil kerja saya. Hal ini alih-alih membuat saya terpicu maju malah membuat saya terpuruk, karena emosi saya terkorup”. AKNOWLEGMENT adalah Anda mengakui keberhasilan-keberhasilan kecil yang Anda telah raih dalam rangka mencapai KEBERHASILAN BESAR. Anda menghargai diri anda atas kesuksesan demi kesuksesan yang telah Anda capai menuju KESUKSESAN.
Mulailah saat ini buat catatan harian atas prestasi anda, misalnya:• Saya berhasil datang 5 menit sebelum kantor buka• Saya berhasil meyakinkan calon pembeli untuk mendengarkan uraian saya• Saya berhasil mengajak anak ngobrol tentang hobinya• Saya berhasil menulis Artikel tentang Hypnosis dan mengirimkannya ke sejumlah milis• Saya berhasil menghipnosis pembaca tulisan ini sehingga mereka membaca tulisan ini sampai habisCobalah anda tuliskan apa yang telah anda berhasil lakukan hari ini..Cobalah jujur pada diri anda , apa yang anda rasakan dengan latihan ini. Apakah anda mendapatkan perasaan yang lebih baik? Apakah anda masuk ke dalam State yang lebih positif ? Apakah anda mendapatkan tambahan semangat baru?Latihlah AFFIRMASI, VISUALISASI, dan AKNOWLEDGEMENT untuk melakukan PERUBAHAN yang Anda inginkan. Salam hangat dari Ciwandan, CilegonPun Sapun Ampun ParalunPakena Gawe Rahayu, Sangkan Nanjung di Juritan, Nanjeur di Buana.Asep Haerul Gani ( Sumber Internet )
19 April 2007Asep Haerul Gani
PERINGATAN ! Jangan sangka tulisan ini mengandung daya HYPNOSIS. Bila anda tidak ingin tahu fenomena Hypnosis jangan baca tulisan ini.Bila anda tidak mau kena pengaruh hypnosis, tak perlu baca artikel ini. Semakin anda membaca tulisan ini, membuat anda semakin fokus , dan Anda semakin memahami informasi apapun yang disajikan dalam artikel ini.HYPNOSIS #1 .Mengenal fenomena Hypnosis dan pemanfaatannya PERSEPSI TENTANG HYPNOSIS Saat anda membaca kata “Hypnosis” , pikiran apa yang segera muncul di benak Anda ?Manakah di antara pilihan ini yang menggambarkan pikiran Anda ?• Hypnosis adalah keterampilan yang mampu membuat orang seperti Boneka, dapat diperintah sesuka hati• Hypnosis bagian dari kuasa kegelapan, bagian dari sihir dan magic• Hypnosis hanya dimanfaatkan untuk kejahatan• Hypnosis diperoleh dengan jalan tapabrata• Hypnosis memerlukan bakat khusus• Lainnya, sebutkan ...................................................Anda tidak sendirian bila Anda memiliki pandangan negatif terhadap HYPNOSIS. Dari pengalaman saya membuka kajian HYPNOSIS dan HYPNOTERAPI baik di kalangan awam ataupun kalangan akademik, respon paling umum dari peserta adalah berjaga-jaga dan SKEPTIK. Perilaku skeptik ini pun menggiring orang tersebut ke dua titik. Pertama, hadir untuk membuktikan apakah HYPNOSIS seperti yang dipikirkannya. Kedua, langsung ambil kesimpulan bahwa HYPNOSIS persis seperti anggapannya, jadi tak perlu datang , percuma tak berguna.Pandangan negatif terhadap HYPNOSIS ini diperbesar oleh media cetak da elektronik yang menayangkan Hypnosis Panggung (Stage Hypnosis) . Sebagai bentuk hiburan, Anda melihat bahwa sang Hypnotist bisa menentukan subyek persis seperti yang diinginkannya, seakan tidak memiliki kehendak bebas. Di Hypnotis untuk hiburan ini, Anda melihat betapa bodoh, konyol dan memalukannya perilaku manusia.Pandangan miring terhadap HYPNOSIS ini diperparah lagi dengan adanya tayangan televisi yang menampilkan seseorang paranormal menggunakan pakaian hitam-hitam yang menjalankan aksi-aksi panggungnya . Anda melihat bagaimana seseorang hanyalah menjadi permainan dari sang Dukun. Pandangan kurang bersahabat terhadap HYPNOSIS ini semakin dahsyat dengan berita-berita kriminal yang menayangkan korban-korban kejahatan atas nama HYPNOSIS. Anda mungkin pernah membaca ada sejumlah Kasir di pertokoan yang langsung memberikan uang yang diminta orang Hadramaut berjubah. Anda mungkin pernah membaca ada orang yang jadi korban mentrasfer uang ke nomor tertentu karena mendapatkan info bahwa ia dapat hadiah mobil. Anda mungkin pernah membaca seorang keluar dari Bank kemudian mau diajak masuk Taksi oleh seorang berpenampilan keren dan memberikan uangnya di dalam Taxi. Anda mungkin pernah membaca seorang mahasiswa kehilangan handphone sekaligus dompetnya saat ada seoseorang berkenalan dengannya dan mendemonstrasikan keterampilannya dalam pijat reflexi. Anda bisa jadi pernah tahu seseorang di dalam angkot tiba-tiba muntah lalu ada orang yang kehilangan dompet, uang , handphone.Anda tidak sendirian bila berpikiran HYPNOSIS negatif, buruk, perdukunan, perbodohan dan bagian dari kejahatan. Namun demikian, apakah HYPNOSIS memang seperti itu ? FENOMENA HYPNOSIS Apapun pikiran dan pendapat anda tentang ’HYPNOSIS”, lanjutkanlah membaca dan jujurlah menjawab pertanyaan berikut .Tandailah mana saja fenomena yang pernah Anda alami .• Mengantuk yang sangat di kendaraan • Khusyuk ketika sedang berdo’a • Asyik saat memancing sehingga lupa waktu• Asyik main game di computer hingga lupa makan• Asyik menekuni hobi tertentu, semakin menemukan tantangan semakin masuk tak mau berhenti sebelum selesai• Badan makin santai , perasaan semakin nyaman saat Anda mencium aroma tertentu• Melamun, hingga terlupa hal yang harusnya dikerjakan• Asyik membaca buku, hingga tak terdengar orang yang memanggil• Saat berjalan tiba-tiba sadar bahwa sedang berjalan ke tempat lain , karena pikiran terlena memikirkan sesuatu • Saat kaki anda turut menendang , ketika sedang asyik menonton jagoan sepakbola di televisi• Saat Anda sedang gundah, ada seorang teman mendekati Anda lalu menyampaikan sesuatu, dan Anda langsung melakukan apa yang disarankannya• Anda terhanyut saat melihat Video / film / pagelaran wayang /teater dan ikut kesal, marah, gembira sesuai perasaan pemeran utama• Perasaan Anda terlibat kala mendengar sandiwara radio sehingga naik turunnya emosi Anda sesuai dengan naik turunnya emosi pemeran di radio.• Anda membayangkan suatu keadaan yang Anda rencanakan, dan ternyata terjadi seperti yang Anda bayangkan
• Anda percaya kepada seseorang entah itu sahabat, orangtua, Guru, Suhu . Setiap satannya anda langsung lakukan tanpa syarat.• Anda mengatakan sesuatu kepada diri anda sendiri, lalu perasaan Anda terpicu oleh kata yang Anda ucapkan• Anda merasa makin nyaman dan berharga saat Anda menyadari dan mensyukuri apa yang telah Anda raih• Anda datang ke pertokoan, membeli sesuatu, setibanya di rumah anda sadar bahwa Anda tidak memerlukan barang itu• Anda selalu membeli produk dengan merk tertentu tanpa bisa menjelaskan alasan argumentatif rasional dan ilmiah alasan membeli produk dengan merk ituBila Anda menandai satu saja di antara fenomena tersebut sebagai fenomena yang pernah anda alami, ini berarti Anda pernah mengalami fenomena HIPNOSIS, terlepas pandangan atau pemikiran anda tentang HYPNOSIS.Ormond Mc Gill seseorang yang dijuluki Dekan Hypnotis Amerika mengatakan ”Tidak mudah memberi pengertian tentang HYPNOSIS, namun HYPNOSIS tak ubahnya seperti listrik, sedikit orang yang bisa menjelaskannya dengan mudah, namun yang jelas listrik memiliki DAYA yang dapat dimanfaatkan. Demikian pula HYPNOSIS ”.Listrik tentunya netral, menjadi berguna atau berbahaya sangat tergantung yang memakainya, demikian pula Hypnosis.
PROSES HYPNOSIS ALAMIAH Hypnosis bercirikan keadaan yang single focus, orang lebih peka terhadap proses dalam tubuhnya termasuk proses pengindraannya . Karena fokusnya ke satu hal maka pembelajaran lebih mudah terjadi jika dibandingkan dengan pembelajaran saat Anda fokus ke beberapa hal.Untuk sampai ke keadaan single focus ini beragam metoda dapat dilakukan. Anda bisa duduk di kursi dengan mata terpejam sambil menyadari masuk dan keluarnya nafas. Anda bisa fokuskan perhatian kepada suatu titik, gambar, gerakan benda. Anda bisa juga mengingat keadaan yang menyenangkan dan merasakannya kembali. Anda bisa mengingat kembali pengalaman saat sedang menonton acara yang membuat anda nyaman. Anda bisa pula menghitung mundur dari 100 hingga 1 dan menyadari semakin mundur semakin relaks. Cara-cara untuk masuk ke dalam keadaan fokus ini dinamakan INDUKSI. Tujuan dari induksi ini adalah agar anda lebih relaks, sehingga anda lebih fokus dan bank ingatan anda terbuka. Bank ingatan ini adalah tempat semua program-program hidup anda selama ini . Membuka bank ingatan ini dalam keadaan banyak fokus tidak mudah. Hanya dalam keadaan single focus sajalah, bank ingatan ini mudah terbuka dan mudah pula untuk menerima program-program pembelajaran baru. Bank ingatan ini dikenal dengan nama Long Term Memory, Subconscious ataupun Unconscious . Manusia dalam hidupnya menerima program dari lingkungannya , terawal dari pengasuhnya melalui KATA atau KALIMAT yang perlahan-lahan dimasukkan ke dalam bank ingatannya. Kata atau kalimat apapun yang masuk ke bank ingatan akan diolah langsung persis apa adanya. Bila kata ”Saya Lemas” yang masuk ke Bank ingatan, maka bank ingatan menerima perintah PROGRAM ”SAYA LEMAS” lah yang harus dijalankan oleh tubuh, maka tubuh hanya memberikan respon-respon yang melahirkan ”SAYA LEMAS”. Penggunaan kata dan kalimat seperti ini disebut dengan SUGESTI atau SCRIPT atau CHANGE atau LEARNING. Semakin Sugesti ini sering dimasukkan ke dalam Bank ingatan, maka semakin intenslah program itu, dan semakin kuat pula untuk mengubah orang tersebut ke arah program yang dimasukkan. Hypnosis dalam fenomena sehari-hari berjalan melalui 2 proses kunci itu. Proses Induksi dan proses Sugesti. Hypnotis dalam kehidupan kita adalah diri kita sendiri, pengasuh, orangtua, keluarga, guru, masyarakat dan budaya. Anda bisa saja bebas dari pengaruh Clinical Hypnosys, namun anda hingga saat ini bisa jadi terbelenggu dalam pengaruh Cultural Hypnosys. Apa yang anda makan, apa yang anda pakai, apa yang anda persepsikan baik dan buruk, bernilai tak bernilai, bisa jadi bukan atas olah pilih anda sendiri.
Hingga paragraf ini, Anda sudah tahu bagaimana persepsi negatif terhadap Hypnosis terjadi. Anda pun sudah tahu pula bahwa fenomena HYPNOSIS akrab dengan diri Anda. Anda sudah tahu INDUKSI dan anda sudah tahu SUGESTI dalam Hypnosis. Anda pun sudah tahu proses HYPNOSIS dalam keseharian.PEMANFAATAN FENOMENA HYPNOSIS Dari obrolan dengan peserta kajian Hypnosis dan Hypnotherapi di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, USU Medan, Universiti Kebangsaan Malaysia, UI Depok, SDIT Imam Bukhori Sumedang dan para santri di Pondok Pesantren Hypnotherapi Ciputat diketahui bahwa peserta mengakui fenomena hipnosis mereka alami, hanya seringkali justru yang berakibat negatif untuk diri. Sebutlah si Amin, dia mengatakan ”Pada saat bangun pagi, kata pertama yang saya ucapkan ”Aduh lemas kali badan ni !” , lalu istri saya yang mendengar kata-kata saya mengatakan, ”Wah betul nih Bang, badan Abang panas, baiknya Abang tidur aja agar tidak sakit parah”. Lalu saya mengikuti saran istri saya, badan saya kemudian menghangat dan saya malah sakit parah”.Lain lagi si Johan , ia berkata ”Saat saya berhadapan dengan tugas di kantor saya sering berkata pada diri sendiri ” Apapun yang saya laukan, Bos pasti memarahi saya” dan herannya kejadian yang saya alami dengan boss saya persis seperti apa yang saya sering katakan kepada diri saya.Amin dan Johan sudah menggunakan HIPNOSIS dengan sukses. Amin SUKSES memperoleh badan yang lemas , panas dan sakit parah. Johan SUKSES memperoleh kemarahan Boss nya. Dengan metodologi dan teknik yang persis sama , sebenarnya Amin bisa memperoleh badan yang bugar dan sehat dan Johan bisa mendapatkan pujian Boss nya. Tentu saja bila mereka memahami bahwa fenomena itu bisa dimanfaatkan. Anda bisa memanfaatkan fenomena HYPNOSIS ini dalam diri Anda.AFFIRMASI Affirmasi adalah menyatakan seuatu yang positif tentang diri Anda. Mulai saat ini hentikanlah kata atau kalimat yang menyatakan diri anda dengan citra negatif. Mulai saat ini lakukanlah memberikan pernyataan-pernyataan positif tentang diri Anda. Buatlah sendiri pernyataan-pernyataan apa yang anda inginkan tentang diri anda. Saya menulis beberapa , anda bisa melanjutkannya dan membuatknya sesuai dengan yang Anda inginkan .• Saya pandai dalam semua pelajaran • Saya menarik sebagai pembicara • Apapun lelucon yang saya sampaikan, pendengar terhibur • Saya tampil tenang, mampu menguasai keadaan, dan berbicara lancar • Apapun yang saya lakukan membuat saya semakin baik dan kreatif • Masalah apapun yang muncul di hadapan saya mampu saya atasi Dalam fenomena budaya , Afirmási ini dikenal dengan beragam nama . Urang Sunda memberi nama Rajah, Jampe, Jangjawokan. Dalam tradisi Hindu dan Budha namanya MANTRA . Dalam tradisi Muslim namnya Du’a . Dalam tradisi Latin namanya Ora.Affirmasi diucapkan berulang-ulang setelah anda fokus. Keadaan fokus ini bisa anda capai saat anda terjaga dari tidur saat anda mata mengantuk terlelap ingin tidur. Keadaan fokus ini bisa pula anda capai saat anda mandi di pancuran (shower) merasakan sejuknya air, saat anda sedang menghirup wangi-wangian, saat anda spa, saat anda mandi kembang, saat anda dipijat, saat anda luluran, saat anda latihan pernapasan, saat anda Chi Kung, saat anda menari, saat anda bermain musik. Anda pun dapat fokus dengan menggunakan ritual agama , saat meditasi, saat bertapabrata, saat berdoa, saat wudhu, saat shalat, saat dzikir. Ucapkanlah kata-kata Affirmasi anda setelah anda fokus.
VISUALISASI Paling tidak Anda pernah sekali melamun dalam hidup Anda. Dalam keadaan melamunkan sesuatu, anda masuk ke keadaan yang menggunakan seluruh 6 indra Anda (mata anda melihat rupa dan warna sesuatu dalam lamunan, hidung anda menghidu bau sesuatu dalam lamunan, telinga anda mendengar bunyi tertentu dalam lamunan, lidah anda mengecap rasa tertentu dalam lamunan, tangan dan kaki anda merasakan tekstur tertentu dalam lamunan dan Tubuh Anda merasakan hal tertentu dalam lamunan dan pikiran anda sedang asyik dengan pikiran tertentu dalam lamunan) . Visualisasi meskipun mengandung kata VISUAL yang artinya penglihatan mempunyai makna yang lebih luas mencakup keenam indra (lihat, dengar, cium, raba-rasa, kecap, pikiran).Bang Doel seorang peserta kajian Hypnotherapy saat istirahat pernah berkata pada saya ”Suatu kali karena dituntut dateline saya harus mengerjakan tugas hingga pukul 21.00. Saya baru keluar kantor pukul 21.15. Saat itu saya membayangkan saat saya tiba di rumah, istri bertanya dengan nada ketus dan penuh curiga, lalu marah-marah. Setibanya di rumah saya mendapatkan persis apa yang saya bayangkan”. Apa yang dilakukan oleh Bang Doel ini adalah visualisasi. Apa yang dibayangkannya dalam pikiran menjadi kenyataan.Visualisasi dapat anda lakukan dengan MELAMUNKAN apa OUTCOME anda, dan anda menghayatinya SAAT INI dan SEKARANG telah tercapai.. Misalnya anda akan berangkat ke kantor menggunakan kendaraan umum. Anda dapat melamunkan skenario berikut ”Anda melihat anda berpakaian rapi, Anda merasakan udara yang segar terdengar suara anak anda berkata ” Hati-hati ya Pa/Mah, Sukses Ya”, dan anda berjalan keluar rumah dengan ayunan kaki penuh energi. Di tepi jalan raya anda melihat kendaraan umum yang anda akan tumpangi menuju ke arah Anda. Anda menyetop, dan mobil perlahan berhenti di depan anda. Anda kemudian merasakan kaki anda naik ke mobil, dan di dalam mobil Anda masih menemukan satu tempat duduk kosong yang bersih, dan di sampingnya hadir orang yang menyenagkan. Anda mendengarnya menyapa ”Silakan duduk pak/bu?” Anda kemudian duduk di kursi tersebut, berbincang-bincang dengan rekan sebalah Anda, kemudian tak terasa sampai di tempat tujuan. Anda kemudian berdiri, turun dari mobil lalu berjalan menuju kantor Anda. Anda tersenyum kepada setiap orang dan anda rasakan sampai di kursi/meja anda dalam keadaan segar dan penuh energi”. Ada ahli yang mengatakan Visualisasi sebagai Teater Pikiran.Latih berulang-ulang VISUALISASI ini hingga otomatis dan otak mendapatkan gambaran dengan skenario paling sempurna. Ketika skenario ini tercatat di otak, dan otak mengirimkan perintah ke seluruh anggota tubuh yang tercitrakan dalam visualisasi ini, maka siaplah untuk bersyukur, karena apa yang anda Visualisasikan terjadi dalam kenyataan. Latihlah VISUALISASI ini dimulai dengan hal-hal sederhana. Misalnya, saat ada di kantor visualisasikanlah anda santai, pekerjaan anda selesai dengan benar, Anda menikmati pekerjaan anda. Setelah antara Visualisasi dan kenyataan semakin akurat, Latihlah dengan perilaku yang melibatkan orang lain dan lebih rumit. C. AKNOWLEDGEMENT Selama ini sebagian dari kita terlalu KRITIS terhadap diri sendiri. Kak Hutagalung peserta kajian di USU mengatakan ”Selama ini, saya sering mengatakan pada diri saya sendiri hal yang justru membuat saya makin tak berdaya. Saya terlalu kritis terhadap hasil kerja saya. Hal ini alih-alih membuat saya terpicu maju malah membuat saya terpuruk, karena emosi saya terkorup”. AKNOWLEGMENT adalah Anda mengakui keberhasilan-keberhasilan kecil yang Anda telah raih dalam rangka mencapai KEBERHASILAN BESAR. Anda menghargai diri anda atas kesuksesan demi kesuksesan yang telah Anda capai menuju KESUKSESAN.
Mulailah saat ini buat catatan harian atas prestasi anda, misalnya:• Saya berhasil datang 5 menit sebelum kantor buka• Saya berhasil meyakinkan calon pembeli untuk mendengarkan uraian saya• Saya berhasil mengajak anak ngobrol tentang hobinya• Saya berhasil menulis Artikel tentang Hypnosis dan mengirimkannya ke sejumlah milis• Saya berhasil menghipnosis pembaca tulisan ini sehingga mereka membaca tulisan ini sampai habisCobalah anda tuliskan apa yang telah anda berhasil lakukan hari ini..Cobalah jujur pada diri anda , apa yang anda rasakan dengan latihan ini. Apakah anda mendapatkan perasaan yang lebih baik? Apakah anda masuk ke dalam State yang lebih positif ? Apakah anda mendapatkan tambahan semangat baru?Latihlah AFFIRMASI, VISUALISASI, dan AKNOWLEDGEMENT untuk melakukan PERUBAHAN yang Anda inginkan. Salam hangat dari Ciwandan, CilegonPun Sapun Ampun ParalunPakena Gawe Rahayu, Sangkan Nanjung di Juritan, Nanjeur di Buana.Asep Haerul Gani ( Sumber Internet )
PENGERTIAN DAN DEFINISI NLP
PENGERTIAN DAN DEFINISI NLP
04 April 2007Waidi Akbar, Cert.NLP
Awalnya karena saya suka berwisata intelektual melalui membaca buku-buku sosial budaya, politik, filsafat, manajemen kontemporer, buku-buku motivasi dan dunia pikiran. “Wisata intelektual” saya itu sempat singgah sejenak karena ada istilah NLP. Setelah saya dalami, saya nikmati, apa yang dibahas disana khususnya tentang motivasi dan pengembangan diri, saya merasa bahwa saya termasuk pelaku NLP alami. Sebagian sudah saya jalankan, meski pun waktu itu saya belum mengenal ilmu ini.
Saya merasa tertarik untuk mendalaminya. Saya coba browsing di internet. Ternyata ilmu ini sudah berkembang pesat di Amerika, Eropa, Australia dan Asia. Di Indonesia masih sangat terbatas. Belum banyak berkembang. Gayung bersambut, universitas tempat saya bekerja melalui program pengembangan SDM memberikan kesempatan saya untuk mengikuti pelatihan NLP di Sydney Australia (2005).
Apakah NLP itu? NLP berawal dari tesis seorang mahasiswa, Richard Bandler, dengan profesornya, John Grinder pada tahun tujuh puluhan. Bandler ingin menjawab sebuah pertanyaan mendasar: kenapa seseorang bisa sukses sementara orang lain tidak? Setelah melakukan penelitian secara intens-sistematis, mereka menemukan sebuah jawabannya. Ternyata, orang-orang sukses dalam meraih keberhasilannya memiliki perilaku yang nyaris sama dalam hal strategi-strateginya. Kesemua strategi itu akhirnya dapat dikodifikasikan dan dimodelkan yang pada gilirannya dapat ditiru (dimodel) oleh orang lain yang ingin sukses.
Ada tiga istilah yang harus saya jelaskan secara harfiah. Neuro, berarti sel syaraf otak. Dalam konteks ini, bagaimana sel-sel tersebut mencatat atau merekam informasi di sekitas kita setelah mendapatkan stimulus. Menurut para ahli neuro science, sel syaraf otak kita menerima 4 juta item informasi per detiknya. Informasi itu masuk ke dalam alam pikir kita melalui peran sel-sel syaraf atau akson.
Menurut Pasiak (2204) dalam otak manusia terdapat akson yang berfungsi sebagai pemberi pesan dalam tubuh kita. Akson setelah menerima stimulus dari luar dan diproses melalui dua cara:1) sinyal listrik dan 2) sinyal kimiawi (neurotransmitter). Dengan proses listrik dan biokimiawi inilah informasi yang jumlahnya jutaan itu dicatat dan direkam. Sangat kompleks yang kita rekam, dari apa yang kita lihat, dengar, dan raba/pegang hingga apa yang kita baui dan kita rasakan melalui panca indera. Dengan kata lain, neuro berarti bagaimana sel-sel syaraf otak menerima informasi.
Semua yang kita sensing melalui panca indera itu, pencatannya membutuhkan kebahasaan (linguistic) sebagai alat bantu. Inilah unsur kedua dari pengertian harfiah NLP, yakni linguistic. Tanpa bahasa otak kita tidak bisa mereprentasikan, tidak bisa menggambarkan apa kita alami. Contoh betapa bahasa akan memudahkan kita untuk merepresentasikan sesuatu peristiwa agar pikiran mudah mencatat/merekamnya. Katakanlah Anda mengalami sebuah peristiwa makan pagi misalnya. Tentunya Anda dapat melihat (potret makan pagi) dalam pikiran Anda. Anda juga dapat merasakannya: enak, menyenangkan, membauinya dan mendengarkan tegukan air minumnya.
Semuanya itu tercatat/terekam dengan baik. Gambaran mental, imej terhadap peristiwa makan pagi, masih tercatat dengan baik. Namun problem muncul kemudian ketika Anda ingin menceritakan peristiwa yang menyenangkan itu kepada orang lain. Anda tidak akan bisa menceritakan ulang tanpa bantuan bahasa. Bahasa dengan demikian, satu sisi mempermudah bagaimana pikiran merepresntasikan sebuah peristiwa (representasi internal); pada sisi lain mempermudah bagaimana menceritakan ulang peristiwa tersebut kepada orang lain.
Setelah manusia secara neurologis dapat mengambil informasi, dan melalui bahasa manusia dapat merepresentasikan/mengomukasikannya ke orang lain; manusia dengan akal sehatnya dapat membuat sebuah rencana atau program-program tertentu agar kualitas hidupnya meningkat (sukses). Inilah yang disebut programming dalam NLP. Program-program ini juga tidak lepas dari peran bahasa.
Programming berarti mengacu sebuah rencana tindakan, strategi atau pola perilaku (pattern). Hampir semua tindakan atau aktifitas dapat dipolakan atau diprogramkan. Makan pagi, belajar, bekerja rutin nyaris membutuhkan pola-pola tindakan yang menjadi kebiasaan. Perilaku merokok pun ada pola tindakannya dimulai dari: membeli rokok,membuka, menyulutnya, menghirup dan merasakan kepulan asapnya, buang abu ke asbak hingga membeli lagi bila sudah habis.
Semua pola tindakan yang sudah membiasa, hampir tidak pernah kita kritisi lagi. Apakah pola tindakannya itu, programming-nya itu, dapat mengantarkan pelakunya ke tingkat kehidupan yang lebih baik, atau justru menjerumuskannya. Kebiasaan merokok, programming pikiran yang disebut merokok, nyaris tidak dikritisi lagi apakah justru memberdayakan atau merugikan karena hanya menghasilkan banyak efek negatifnya dari pada efek positifnya.
Programming dapat juga berarti pola pikir yang diaktualisasikan. Bila Anda kebetulan memiliki pola pikir bahwa “bisnis adalah serangkaian tindakan yang penuh resiko”, maka nasib Anda dapat dipastikan tidak akan menjadi seorang pebisnis. Pola pikir, yang dalam NLP disebut programming akan menentukan nasib si pemilik program itu. Bila saya memiliki program bahwa “menulis adalah serangkaian tindakan yang mengasyikkan” maka nasib saya hari ini menjadi penulis.
Programming, merupakan pemandu tindakan menuju hasil. Bila saya memogram pikiran saya bahwa “hidup adalah serangkaian tindakan yang menggairahkan”, nyaris setiap detik aktifitas saya merasa bergairah dan penuh semangat. Anda pun mulai saat ini dapat memrogram pikiran Anda sesuai dengan apa yang ingin Anda inginkan.
Dari uraian di atas, yakni neuro, linguistic, dan programming, dapat diambil simpulannya (generalisasi)-nya. Neuro mengacu pada peran sel-sel syaraf otak dan fungsinya dalam menerima situmulus (informasi) dari luar. Linguistic, lebih terkait erat dengan peran bahasa sebagai media komunikasi dengan diri sendiri (intra-communication) dan inter-communication. Programming menyangkut soal perilaku yang terpola. Apabila menurut Vygotsky3 bahwa bahasa merupakan mental tool yang berguna untuk mengontruksi pengengetahuan (informasi) dan pengembangan diri, maka NLP (berikut peran bahasa) berarti seperangkat alat untuk mengonstruksi atau memogram pikiran (mental) agar seseorang bisa berkembang dan sukses.
Definisi
Banyak definisi tentang NLP. Ada yang menyebut psikologi ekselensi. Ini tidak lepas karena melalui teknik-teknik NLP seseorang memungkin dirinya akan tumbuh menjadi manusia excellent. Dari tidak tahu potensi dirinya yang tersmipan di pikiran bawah sadar menjadi sadar untuk mengoptimakannya.
Sebagain penulis NLP mendefinisikan sebagai studi tentang subjective experience. Ini terkait dengan pengalaman subjektif atau persepsi subjektif seseorang terhadap suatu peristiwa. Adalah sangat mungkin persepsi subjektifnya seseorang berbeda terhadap peristiwa yang sama. Contohnya, huruf “C” dapat dibaca cekung atau cembung sama-sama benarnya, tergantung sudut pandang pembaca. Satu gelas berisi air setengahnya, dapat dikatakan “setengah isi” atau “setengah kosong”. Masing-masing benar menurut sudut pandang subjektifnya.
Terkait dengan subjective experience, seseorang memandang bisnis sebagai aktifitas yang sangat menyenangkan, sebagaian lagi memandangnya sebagai hal yang memusingkan dan penuh resiko. Peristiwanya sama, yakni bisnis, namun persepesinya berbeda. Perbedaan ini tidak lepas dari nilai-nilai dan kepercayaan (belief) yang dimilikinya sebagai filternya. NLP sangat peduli dengan hal ini, yakni merubah sudut pandang yang keliru atas suatu hal secara ekologis dan nilai-nilai individual.
Sebagian lagi mendefinisikan NLP studi yang mempelajari teknik-teknik untuk merealisasikan program pikiran menjadi kenyataan. Atau mind to real (mind to muscle). Program yang kita rencanakan seringkali tidak jalan, tidak menjadi kenyataan. Hal ini karena apa yang kita programkan, apa yang kita pikirkan, belum sepenuhnya dijalankan oleh tubuh kita. Belum ada sinkronisasi antara program dalam pikiran dengan tubuh sebagai pelaksana. NLP mencoba memberikan teknik-teknik agar pikiran dan tubuh terjadi sinkronisasi. Sebab, sepanjang apa yang kita pikirkan belum membodi, belum menjasi badai biokimiawi yang memungkinkan tubuh menjadi siap melaksanakannya, maka apa yang kita pikirkan sulit untuk direalisasikan.
Dari sekian definisi, ada satu definisi yang menurut saya cukup representatif untuk mamahami apa itu NLP. Coolingwood (2005) mendefinisikannya “ NLP studies the way people take information from the world, how they describe it to themselves with their senses, filter it with their beliefs and value and act on the result”.
Dari definisi Coolingwood tersebut di atas bahwa NLP merupakan studi tentang: Pertama, bagaimana manusia mengabil informasi dari dunia sekitar melalui interaksi dan stimulus. Hasilnya, yakni sensing melalui apa yang ia lihat, dengar, dan rasakan diolah oleh cortex dengan neuro-transmiternya, mengubahnya menjadi informasi yang tersimpan di pikiran. Apa yang tercatat dan tersimpan itu disebut representasi internal.
Kedua, bagaimana apa yang sudah direprenatasikan itu dapat dipahami oleh dirinya. Tentunya tingkat pemahamananya sangat subjektif --maka disebut subjective experience—sifatnya menurut tingkat pendidikan, kepercayaan/keyakinan,dan nilai-nilai subjektif lainnya. Menurut hemat saya, tidak saja bagaimana apa yang direpresentasikan itu dapat dipahami oleh diri sendir, tetapi bagaimana dapat dipahami oleh orang lain. Di sinilah pentingnya peran kebahasaan (linguistic). Apa yang Anda alami dalam hidup ini tidak cukup untuk dirinya sendiri tetapi akan lebih bermakna bila dikomunikasikan dengan orang lain melalui bahasa.
Ketiga, bagaimana hasil dari pemahaman itu. Atau bagaimana apa yang direprensentasikan ke dalam pikiran itu menjadi lebih bermanfaat untuk dirinya dan orang lain. Sebuah pengalaman, sebuah pemahaman subjektif bukanlah berakhir pada pemahaman itu sendiri, melainkan kebermanfaatan bagi dirinya dan orang lain jauh lebih penting. Sebuah pengalaman memasak misalnya kurang bermanfaat bila hanya diimpan dalam pikiran sebagai arsip. Namun apa bila dipraktikkan, take action, akan menjadi lebih bermanfaat bagi dirinya dan orang lain.
NLP sangat peduli dengan “acting on the result”, bukan hanya sekedar memahami dunia di sekilingnya, melainkan bagaimana semua pengalaman yang kita miliki menjadi kekuatan, menuju manusia sukses. Maka tidak heran kalau para ahli NLP menyebut NLP adalah program pikiran menjadi kenyataan, from mind to real. Singkatnya, bagaimana sebuah program pikiran benar-benar mem-body sehingga menjadi perilaku sukses.
Catatan: artikel ini bagian dari buku yang sedang saya tulis “NLPsebagai Teknologi Trasformasi Diri”. Buku NLP lain yang diterbitkan: The Art of Re-engineering Your Mind for Success”, buku “On Becoming A Personal Excellent”, buku “Self Empowering by NLP: Jangan Mau Seumur-umur Dibodohi Diri Sendiri”. ( Sumber Internet )
HYPNOSIS #1 : MENGENAL FENOMENA HYPNOSIS DAN PEMANFAATANNYA
19 April 2007Asep Haerul Gani
PERINGATAN ! Jangan sangka tulisan ini mengandung daya HYPNOSIS. Bila anda tidak ingin tahu fenomena Hypnosis jangan baca tulisan ini.Bila anda tidak mau kena pengaruh hypnosis, tak perlu baca artikel ini. Semakin anda membaca tulisan ini, membuat anda semakin fokus , dan Anda semakin memahami informasi apapun yang disajikan dalam artikel ini.HYPNOSIS #1 .Mengenal fenomena Hypnosis dan pemanfaatannya PERSEPSI TENTANG HYPNOSIS Saat anda membaca kata “Hypnosis” , pikiran apa yang segera muncul di benak Anda ?Manakah di antara pilihan ini yang menggambarkan pikiran Anda ?• Hypnosis adalah keterampilan yang mampu membuat orang seperti Boneka, dapat diperintah sesuka hati• Hypnosis bagian dari kuasa kegelapan, bagian dari sihir dan magic• Hypnosis hanya dimanfaatkan untuk kejahatan• Hypnosis diperoleh dengan jalan tapabrata• Hypnosis memerlukan bakat khusus• Lainnya, sebutkan ...................................................Anda tidak sendirian bila Anda memiliki pandangan negatif terhadap HYPNOSIS. Dari pengalaman saya membuka kajian HYPNOSIS dan HYPNOTERAPI baik di kalangan awam ataupun kalangan akademik, respon paling umum dari peserta adalah berjaga-jaga dan SKEPTIK. Perilaku skeptik ini pun menggiring orang tersebut ke dua titik. Pertama, hadir untuk membuktikan apakah HYPNOSIS seperti yang dipikirkannya. Kedua, langsung ambil kesimpulan bahwa HYPNOSIS persis seperti anggapannya, jadi tak perlu datang , percuma tak berguna.Pandangan negatif terhadap HYPNOSIS ini diperbesar oleh media cetak da elektronik yang menayangkan Hypnosis Panggung (Stage Hypnosis) . Sebagai bentuk hiburan, Anda melihat bahwa sang Hypnotist bisa menentukan subyek persis seperti yang diinginkannya, seakan tidak memiliki kehendak bebas. Di Hypnotis untuk hiburan ini, Anda melihat betapa bodoh, konyol dan memalukannya perilaku manusia.Pandangan miring terhadap HYPNOSIS ini diperparah lagi dengan adanya tayangan televisi yang menampilkan seseorang paranormal menggunakan pakaian hitam-hitam yang menjalankan aksi-aksi panggungnya . Anda melihat bagaimana seseorang hanyalah menjadi permainan dari sang Dukun. Pandangan kurang bersahabat terhadap HYPNOSIS ini semakin dahsyat dengan berita-berita kriminal yang menayangkan korban-korban kejahatan atas nama HYPNOSIS. Anda mungkin pernah membaca ada sejumlah Kasir di pertokoan yang langsung memberikan uang yang diminta orang Hadramaut berjubah. Anda mungkin pernah membaca ada orang yang jadi korban mentrasfer uang ke nomor tertentu karena mendapatkan info bahwa ia dapat hadiah mobil. Anda mungkin pernah membaca seorang keluar dari Bank kemudian mau diajak masuk Taksi oleh seorang berpenampilan keren dan memberikan uangnya di dalam Taxi. Anda mungkin pernah membaca seorang mahasiswa kehilangan handphone sekaligus dompetnya saat ada seoseorang berkenalan dengannya dan mendemonstrasikan keterampilannya dalam pijat reflexi. Anda bisa jadi pernah tahu seseorang di dalam angkot tiba-tiba muntah lalu ada orang yang kehilangan dompet, uang , handphone.Anda tidak sendirian bila berpikiran HYPNOSIS negatif, buruk, perdukunan, perbodohan dan bagian dari kejahatan. Namun demikian, apakah HYPNOSIS memang seperti itu ? FENOMENA HYPNOSIS Apapun pikiran dan pendapat anda tentang ’HYPNOSIS”, lanjutkanlah membaca dan jujurlah menjawab pertanyaan berikut .Tandailah mana saja fenomena yang pernah Anda alami .• Mengantuk yang sangat di kendaraan • Khusyuk ketika sedang berdo’a • Asyik saat memancing sehingga lupa waktu• Asyik main game di computer hingga lupa makan• Asyik menekuni hobi tertentu, semakin menemukan tantangan semakin masuk tak mau berhenti sebelum selesai• Badan makin santai , perasaan semakin nyaman saat Anda mencium aroma tertentu• Melamun, hingga terlupa hal yang harusnya dikerjakan• Asyik membaca buku, hingga tak terdengar orang yang memanggil• Saat berjalan tiba-tiba sadar bahwa sedang berjalan ke tempat lain , karena pikiran terlena memikirkan sesuatu • Saat kaki anda turut menendang , ketika sedang asyik menonton jagoan sepakbola di televisi• Saat Anda sedang gundah, ada seorang teman mendekati Anda lalu menyampaikan sesuatu, dan Anda langsung melakukan apa yang disarankannya• Anda terhanyut saat melihat Video / film / pagelaran wayang /teater dan ikut kesal, marah, gembira sesuai perasaan pemeran utama• Perasaan Anda terlibat kala mendengar sandiwara radio sehingga naik turunnya emosi Anda sesuai dengan naik turunnya emosi pemeran di radio.• Anda membayangkan suatu keadaan yang Anda rencanakan, dan ternyata terjadi seperti yang Anda bayangkan
• Anda percaya kepada seseorang entah itu sahabat, orangtua, Guru, Suhu . Setiap satannya anda langsung lakukan tanpa syarat.• Anda mengatakan sesuatu kepada diri anda sendiri, lalu perasaan Anda terpicu oleh kata yang Anda ucapkan• Anda merasa makin nyaman dan berharga saat Anda menyadari dan mensyukuri apa yang telah Anda raih• Anda datang ke pertokoan, membeli sesuatu, setibanya di rumah anda sadar bahwa Anda tidak memerlukan barang itu• Anda selalu membeli produk dengan merk tertentu tanpa bisa menjelaskan alasan argumentatif rasional dan ilmiah alasan membeli produk dengan merk ituBila Anda menandai satu saja di antara fenomena tersebut sebagai fenomena yang pernah anda alami, ini berarti Anda pernah mengalami fenomena HIPNOSIS, terlepas pandangan atau pemikiran anda tentang HYPNOSIS.Ormond Mc Gill seseorang yang dijuluki Dekan Hypnotis Amerika mengatakan ”Tidak mudah memberi pengertian tentang HYPNOSIS, namun HYPNOSIS tak ubahnya seperti listrik, sedikit orang yang bisa menjelaskannya dengan mudah, namun yang jelas listrik memiliki DAYA yang dapat dimanfaatkan. Demikian pula HYPNOSIS ”.Listrik tentunya netral, menjadi berguna atau berbahaya sangat tergantung yang memakainya, demikian pula Hypnosis.
PROSES HYPNOSIS ALAMIAH Hypnosis bercirikan keadaan yang single focus, orang lebih peka terhadap proses dalam tubuhnya termasuk proses pengindraannya . Karena fokusnya ke satu hal maka pembelajaran lebih mudah terjadi jika dibandingkan dengan pembelajaran saat Anda fokus ke beberapa hal.Untuk sampai ke keadaan single focus ini beragam metoda dapat dilakukan. Anda bisa duduk di kursi dengan mata terpejam sambil menyadari masuk dan keluarnya nafas. Anda bisa fokuskan perhatian kepada suatu titik, gambar, gerakan benda. Anda bisa juga mengingat keadaan yang menyenangkan dan merasakannya kembali. Anda bisa mengingat kembali pengalaman saat sedang menonton acara yang membuat anda nyaman. Anda bisa pula menghitung mundur dari 100 hingga 1 dan menyadari semakin mundur semakin relaks. Cara-cara untuk masuk ke dalam keadaan fokus ini dinamakan INDUKSI. Tujuan dari induksi ini adalah agar anda lebih relaks, sehingga anda lebih fokus dan bank ingatan anda terbuka. Bank ingatan ini adalah tempat semua program-program hidup anda selama ini . Membuka bank ingatan ini dalam keadaan banyak fokus tidak mudah. Hanya dalam keadaan single focus sajalah, bank ingatan ini mudah terbuka dan mudah pula untuk menerima program-program pembelajaran baru. Bank ingatan ini dikenal dengan nama Long Term Memory, Subconscious ataupun Unconscious . Manusia dalam hidupnya menerima program dari lingkungannya , terawal dari pengasuhnya melalui KATA atau KALIMAT yang perlahan-lahan dimasukkan ke dalam bank ingatannya. Kata atau kalimat apapun yang masuk ke bank ingatan akan diolah langsung persis apa adanya. Bila kata ”Saya Lemas” yang masuk ke Bank ingatan, maka bank ingatan menerima perintah PROGRAM ”SAYA LEMAS” lah yang harus dijalankan oleh tubuh, maka tubuh hanya memberikan respon-respon yang melahirkan ”SAYA LEMAS”. Penggunaan kata dan kalimat seperti ini disebut dengan SUGESTI atau SCRIPT atau CHANGE atau LEARNING. Semakin Sugesti ini sering dimasukkan ke dalam Bank ingatan, maka semakin intenslah program itu, dan semakin kuat pula untuk mengubah orang tersebut ke arah program yang dimasukkan. Hypnosis dalam fenomena sehari-hari berjalan melalui 2 proses kunci itu. Proses Induksi dan proses Sugesti. Hypnotis dalam kehidupan kita adalah diri kita sendiri, pengasuh, orangtua, keluarga, guru, masyarakat dan budaya. Anda bisa saja bebas dari pengaruh Clinical Hypnosys, namun anda hingga saat ini bisa jadi terbelenggu dalam pengaruh Cultural Hypnosys. Apa yang anda makan, apa yang anda pakai, apa yang anda persepsikan baik dan buruk, bernilai tak bernilai, bisa jadi bukan atas olah pilih anda sendiri.
Hingga paragraf ini, Anda sudah tahu bagaimana persepsi negatif terhadap Hypnosis terjadi. Anda pun sudah tahu pula bahwa fenomena HYPNOSIS akrab dengan diri Anda. Anda sudah tahu INDUKSI dan anda sudah tahu SUGESTI dalam Hypnosis. Anda pun sudah tahu proses HYPNOSIS dalam keseharian.PEMANFAATAN FENOMENA HYPNOSIS Dari obrolan dengan peserta kajian Hypnosis dan Hypnotherapi di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, USU Medan, Universiti Kebangsaan Malaysia, UI Depok, SDIT Imam Bukhori Sumedang dan para santri di Pondok Pesantren Hypnotherapi Ciputat diketahui bahwa peserta mengakui fenomena hipnosis mereka alami, hanya seringkali justru yang berakibat negatif untuk diri. Sebutlah si Amin, dia mengatakan ”Pada saat bangun pagi, kata pertama yang saya ucapkan ”Aduh lemas kali badan ni !” , lalu istri saya yang mendengar kata-kata saya mengatakan, ”Wah betul nih Bang, badan Abang panas, baiknya Abang tidur aja agar tidak sakit parah”. Lalu saya mengikuti saran istri saya, badan saya kemudian menghangat dan saya malah sakit parah”.Lain lagi si Johan , ia berkata ”Saat saya berhadapan dengan tugas di kantor saya sering berkata pada diri sendiri ” Apapun yang saya laukan, Bos pasti memarahi saya” dan herannya kejadian yang saya alami dengan boss saya persis seperti apa yang saya sering katakan kepada diri saya.Amin dan Johan sudah menggunakan HIPNOSIS dengan sukses. Amin SUKSES memperoleh badan yang lemas , panas dan sakit parah. Johan SUKSES memperoleh kemarahan Boss nya. Dengan metodologi dan teknik yang persis sama , sebenarnya Amin bisa memperoleh badan yang bugar dan sehat dan Johan bisa mendapatkan pujian Boss nya. Tentu saja bila mereka memahami bahwa fenomena itu bisa dimanfaatkan. Anda bisa memanfaatkan fenomena HYPNOSIS ini dalam diri Anda.AFFIRMASI Affirmasi adalah menyatakan seuatu yang positif tentang diri Anda. Mulai saat ini hentikanlah kata atau kalimat yang menyatakan diri anda dengan citra negatif. Mulai saat ini lakukanlah memberikan pernyataan-pernyataan positif tentang diri Anda. Buatlah sendiri pernyataan-pernyataan apa yang anda inginkan tentang diri anda. Saya menulis beberapa , anda bisa melanjutkannya dan membuatknya sesuai dengan yang Anda inginkan .• Saya pandai dalam semua pelajaran • Saya menarik sebagai pembicara • Apapun lelucon yang saya sampaikan, pendengar terhibur • Saya tampil tenang, mampu menguasai keadaan, dan berbicara lancar • Apapun yang saya lakukan membuat saya semakin baik dan kreatif • Masalah apapun yang muncul di hadapan saya mampu saya atasi Dalam fenomena budaya , Afirmási ini dikenal dengan beragam nama . Urang Sunda memberi nama Rajah, Jampe, Jangjawokan. Dalam tradisi Hindu dan Budha namanya MANTRA . Dalam tradisi Muslim namnya Du’a . Dalam tradisi Latin namanya Ora.Affirmasi diucapkan berulang-ulang setelah anda fokus. Keadaan fokus ini bisa anda capai saat anda terjaga dari tidur saat anda mata mengantuk terlelap ingin tidur. Keadaan fokus ini bisa pula anda capai saat anda mandi di pancuran (shower) merasakan sejuknya air, saat anda sedang menghirup wangi-wangian, saat anda spa, saat anda mandi kembang, saat anda dipijat, saat anda luluran, saat anda latihan pernapasan, saat anda Chi Kung, saat anda menari, saat anda bermain musik. Anda pun dapat fokus dengan menggunakan ritual agama , saat meditasi, saat bertapabrata, saat berdoa, saat wudhu, saat shalat, saat dzikir. Ucapkanlah kata-kata Affirmasi anda setelah anda fokus.
VISUALISASI Paling tidak Anda pernah sekali melamun dalam hidup Anda. Dalam keadaan melamunkan sesuatu, anda masuk ke keadaan yang menggunakan seluruh 6 indra Anda (mata anda melihat rupa dan warna sesuatu dalam lamunan, hidung anda menghidu bau sesuatu dalam lamunan, telinga anda mendengar bunyi tertentu dalam lamunan, lidah anda mengecap rasa tertentu dalam lamunan, tangan dan kaki anda merasakan tekstur tertentu dalam lamunan dan Tubuh Anda merasakan hal tertentu dalam lamunan dan pikiran anda sedang asyik dengan pikiran tertentu dalam lamunan) . Visualisasi meskipun mengandung kata VISUAL yang artinya penglihatan mempunyai makna yang lebih luas mencakup keenam indra (lihat, dengar, cium, raba-rasa, kecap, pikiran).Bang Doel seorang peserta kajian Hypnotherapy saat istirahat pernah berkata pada saya ”Suatu kali karena dituntut dateline saya harus mengerjakan tugas hingga pukul 21.00. Saya baru keluar kantor pukul 21.15. Saat itu saya membayangkan saat saya tiba di rumah, istri bertanya dengan nada ketus dan penuh curiga, lalu marah-marah. Setibanya di rumah saya mendapatkan persis apa yang saya bayangkan”. Apa yang dilakukan oleh Bang Doel ini adalah visualisasi. Apa yang dibayangkannya dalam pikiran menjadi kenyataan.Visualisasi dapat anda lakukan dengan MELAMUNKAN apa OUTCOME anda, dan anda menghayatinya SAAT INI dan SEKARANG telah tercapai.. Misalnya anda akan berangkat ke kantor menggunakan kendaraan umum. Anda dapat melamunkan skenario berikut ”Anda melihat anda berpakaian rapi, Anda merasakan udara yang segar terdengar suara anak anda berkata ” Hati-hati ya Pa/Mah, Sukses Ya”, dan anda berjalan keluar rumah dengan ayunan kaki penuh energi. Di tepi jalan raya anda melihat kendaraan umum yang anda akan tumpangi menuju ke arah Anda. Anda menyetop, dan mobil perlahan berhenti di depan anda. Anda kemudian merasakan kaki anda naik ke mobil, dan di dalam mobil Anda masih menemukan satu tempat duduk kosong yang bersih, dan di sampingnya hadir orang yang menyenagkan. Anda mendengarnya menyapa ”Silakan duduk pak/bu?” Anda kemudian duduk di kursi tersebut, berbincang-bincang dengan rekan sebalah Anda, kemudian tak terasa sampai di tempat tujuan. Anda kemudian berdiri, turun dari mobil lalu berjalan menuju kantor Anda. Anda tersenyum kepada setiap orang dan anda rasakan sampai di kursi/meja anda dalam keadaan segar dan penuh energi”. Ada ahli yang mengatakan Visualisasi sebagai Teater Pikiran.Latih berulang-ulang VISUALISASI ini hingga otomatis dan otak mendapatkan gambaran dengan skenario paling sempurna. Ketika skenario ini tercatat di otak, dan otak mengirimkan perintah ke seluruh anggota tubuh yang tercitrakan dalam visualisasi ini, maka siaplah untuk bersyukur, karena apa yang anda Visualisasikan terjadi dalam kenyataan. Latihlah VISUALISASI ini dimulai dengan hal-hal sederhana. Misalnya, saat ada di kantor visualisasikanlah anda santai, pekerjaan anda selesai dengan benar, Anda menikmati pekerjaan anda. Setelah antara Visualisasi dan kenyataan semakin akurat, Latihlah dengan perilaku yang melibatkan orang lain dan lebih rumit. C. AKNOWLEDGEMENT Selama ini sebagian dari kita terlalu KRITIS terhadap diri sendiri. Kak Hutagalung peserta kajian di USU mengatakan ”Selama ini, saya sering mengatakan pada diri saya sendiri hal yang justru membuat saya makin tak berdaya. Saya terlalu kritis terhadap hasil kerja saya. Hal ini alih-alih membuat saya terpicu maju malah membuat saya terpuruk, karena emosi saya terkorup”. AKNOWLEGMENT adalah Anda mengakui keberhasilan-keberhasilan kecil yang Anda telah raih dalam rangka mencapai KEBERHASILAN BESAR. Anda menghargai diri anda atas kesuksesan demi kesuksesan yang telah Anda capai menuju KESUKSESAN.
Mulailah saat ini buat catatan harian atas prestasi anda, misalnya:• Saya berhasil datang 5 menit sebelum kantor buka• Saya berhasil meyakinkan calon pembeli untuk mendengarkan uraian saya• Saya berhasil mengajak anak ngobrol tentang hobinya• Saya berhasil menulis Artikel tentang Hypnosis dan mengirimkannya ke sejumlah milis• Saya berhasil menghipnosis pembaca tulisan ini sehingga mereka membaca tulisan ini sampai habisCobalah anda tuliskan apa yang telah anda berhasil lakukan hari ini..Cobalah jujur pada diri anda , apa yang anda rasakan dengan latihan ini. Apakah anda mendapatkan perasaan yang lebih baik? Apakah anda masuk ke dalam State yang lebih positif ? Apakah anda mendapatkan tambahan semangat baru?Latihlah AFFIRMASI, VISUALISASI, dan AKNOWLEDGEMENT untuk melakukan PERUBAHAN yang Anda inginkan. Salam hangat dari Ciwandan, CilegonPun Sapun Ampun ParalunPakena Gawe Rahayu, Sangkan Nanjung di Juritan, Nanjeur di Buana.Asep Haerul Gani ( Sumber Internet )
04 April 2007Waidi Akbar, Cert.NLP
Awalnya karena saya suka berwisata intelektual melalui membaca buku-buku sosial budaya, politik, filsafat, manajemen kontemporer, buku-buku motivasi dan dunia pikiran. “Wisata intelektual” saya itu sempat singgah sejenak karena ada istilah NLP. Setelah saya dalami, saya nikmati, apa yang dibahas disana khususnya tentang motivasi dan pengembangan diri, saya merasa bahwa saya termasuk pelaku NLP alami. Sebagian sudah saya jalankan, meski pun waktu itu saya belum mengenal ilmu ini.
Saya merasa tertarik untuk mendalaminya. Saya coba browsing di internet. Ternyata ilmu ini sudah berkembang pesat di Amerika, Eropa, Australia dan Asia. Di Indonesia masih sangat terbatas. Belum banyak berkembang. Gayung bersambut, universitas tempat saya bekerja melalui program pengembangan SDM memberikan kesempatan saya untuk mengikuti pelatihan NLP di Sydney Australia (2005).
Apakah NLP itu? NLP berawal dari tesis seorang mahasiswa, Richard Bandler, dengan profesornya, John Grinder pada tahun tujuh puluhan. Bandler ingin menjawab sebuah pertanyaan mendasar: kenapa seseorang bisa sukses sementara orang lain tidak? Setelah melakukan penelitian secara intens-sistematis, mereka menemukan sebuah jawabannya. Ternyata, orang-orang sukses dalam meraih keberhasilannya memiliki perilaku yang nyaris sama dalam hal strategi-strateginya. Kesemua strategi itu akhirnya dapat dikodifikasikan dan dimodelkan yang pada gilirannya dapat ditiru (dimodel) oleh orang lain yang ingin sukses.
Ada tiga istilah yang harus saya jelaskan secara harfiah. Neuro, berarti sel syaraf otak. Dalam konteks ini, bagaimana sel-sel tersebut mencatat atau merekam informasi di sekitas kita setelah mendapatkan stimulus. Menurut para ahli neuro science, sel syaraf otak kita menerima 4 juta item informasi per detiknya. Informasi itu masuk ke dalam alam pikir kita melalui peran sel-sel syaraf atau akson.
Menurut Pasiak (2204) dalam otak manusia terdapat akson yang berfungsi sebagai pemberi pesan dalam tubuh kita. Akson setelah menerima stimulus dari luar dan diproses melalui dua cara:1) sinyal listrik dan 2) sinyal kimiawi (neurotransmitter). Dengan proses listrik dan biokimiawi inilah informasi yang jumlahnya jutaan itu dicatat dan direkam. Sangat kompleks yang kita rekam, dari apa yang kita lihat, dengar, dan raba/pegang hingga apa yang kita baui dan kita rasakan melalui panca indera. Dengan kata lain, neuro berarti bagaimana sel-sel syaraf otak menerima informasi.
Semua yang kita sensing melalui panca indera itu, pencatannya membutuhkan kebahasaan (linguistic) sebagai alat bantu. Inilah unsur kedua dari pengertian harfiah NLP, yakni linguistic. Tanpa bahasa otak kita tidak bisa mereprentasikan, tidak bisa menggambarkan apa kita alami. Contoh betapa bahasa akan memudahkan kita untuk merepresentasikan sesuatu peristiwa agar pikiran mudah mencatat/merekamnya. Katakanlah Anda mengalami sebuah peristiwa makan pagi misalnya. Tentunya Anda dapat melihat (potret makan pagi) dalam pikiran Anda. Anda juga dapat merasakannya: enak, menyenangkan, membauinya dan mendengarkan tegukan air minumnya.
Semuanya itu tercatat/terekam dengan baik. Gambaran mental, imej terhadap peristiwa makan pagi, masih tercatat dengan baik. Namun problem muncul kemudian ketika Anda ingin menceritakan peristiwa yang menyenangkan itu kepada orang lain. Anda tidak akan bisa menceritakan ulang tanpa bantuan bahasa. Bahasa dengan demikian, satu sisi mempermudah bagaimana pikiran merepresntasikan sebuah peristiwa (representasi internal); pada sisi lain mempermudah bagaimana menceritakan ulang peristiwa tersebut kepada orang lain.
Setelah manusia secara neurologis dapat mengambil informasi, dan melalui bahasa manusia dapat merepresentasikan/mengomukasikannya ke orang lain; manusia dengan akal sehatnya dapat membuat sebuah rencana atau program-program tertentu agar kualitas hidupnya meningkat (sukses). Inilah yang disebut programming dalam NLP. Program-program ini juga tidak lepas dari peran bahasa.
Programming berarti mengacu sebuah rencana tindakan, strategi atau pola perilaku (pattern). Hampir semua tindakan atau aktifitas dapat dipolakan atau diprogramkan. Makan pagi, belajar, bekerja rutin nyaris membutuhkan pola-pola tindakan yang menjadi kebiasaan. Perilaku merokok pun ada pola tindakannya dimulai dari: membeli rokok,membuka, menyulutnya, menghirup dan merasakan kepulan asapnya, buang abu ke asbak hingga membeli lagi bila sudah habis.
Semua pola tindakan yang sudah membiasa, hampir tidak pernah kita kritisi lagi. Apakah pola tindakannya itu, programming-nya itu, dapat mengantarkan pelakunya ke tingkat kehidupan yang lebih baik, atau justru menjerumuskannya. Kebiasaan merokok, programming pikiran yang disebut merokok, nyaris tidak dikritisi lagi apakah justru memberdayakan atau merugikan karena hanya menghasilkan banyak efek negatifnya dari pada efek positifnya.
Programming dapat juga berarti pola pikir yang diaktualisasikan. Bila Anda kebetulan memiliki pola pikir bahwa “bisnis adalah serangkaian tindakan yang penuh resiko”, maka nasib Anda dapat dipastikan tidak akan menjadi seorang pebisnis. Pola pikir, yang dalam NLP disebut programming akan menentukan nasib si pemilik program itu. Bila saya memiliki program bahwa “menulis adalah serangkaian tindakan yang mengasyikkan” maka nasib saya hari ini menjadi penulis.
Programming, merupakan pemandu tindakan menuju hasil. Bila saya memogram pikiran saya bahwa “hidup adalah serangkaian tindakan yang menggairahkan”, nyaris setiap detik aktifitas saya merasa bergairah dan penuh semangat. Anda pun mulai saat ini dapat memrogram pikiran Anda sesuai dengan apa yang ingin Anda inginkan.
Dari uraian di atas, yakni neuro, linguistic, dan programming, dapat diambil simpulannya (generalisasi)-nya. Neuro mengacu pada peran sel-sel syaraf otak dan fungsinya dalam menerima situmulus (informasi) dari luar. Linguistic, lebih terkait erat dengan peran bahasa sebagai media komunikasi dengan diri sendiri (intra-communication) dan inter-communication. Programming menyangkut soal perilaku yang terpola. Apabila menurut Vygotsky3 bahwa bahasa merupakan mental tool yang berguna untuk mengontruksi pengengetahuan (informasi) dan pengembangan diri, maka NLP (berikut peran bahasa) berarti seperangkat alat untuk mengonstruksi atau memogram pikiran (mental) agar seseorang bisa berkembang dan sukses.
Definisi
Banyak definisi tentang NLP. Ada yang menyebut psikologi ekselensi. Ini tidak lepas karena melalui teknik-teknik NLP seseorang memungkin dirinya akan tumbuh menjadi manusia excellent. Dari tidak tahu potensi dirinya yang tersmipan di pikiran bawah sadar menjadi sadar untuk mengoptimakannya.
Sebagain penulis NLP mendefinisikan sebagai studi tentang subjective experience. Ini terkait dengan pengalaman subjektif atau persepsi subjektif seseorang terhadap suatu peristiwa. Adalah sangat mungkin persepsi subjektifnya seseorang berbeda terhadap peristiwa yang sama. Contohnya, huruf “C” dapat dibaca cekung atau cembung sama-sama benarnya, tergantung sudut pandang pembaca. Satu gelas berisi air setengahnya, dapat dikatakan “setengah isi” atau “setengah kosong”. Masing-masing benar menurut sudut pandang subjektifnya.
Terkait dengan subjective experience, seseorang memandang bisnis sebagai aktifitas yang sangat menyenangkan, sebagaian lagi memandangnya sebagai hal yang memusingkan dan penuh resiko. Peristiwanya sama, yakni bisnis, namun persepesinya berbeda. Perbedaan ini tidak lepas dari nilai-nilai dan kepercayaan (belief) yang dimilikinya sebagai filternya. NLP sangat peduli dengan hal ini, yakni merubah sudut pandang yang keliru atas suatu hal secara ekologis dan nilai-nilai individual.
Sebagian lagi mendefinisikan NLP studi yang mempelajari teknik-teknik untuk merealisasikan program pikiran menjadi kenyataan. Atau mind to real (mind to muscle). Program yang kita rencanakan seringkali tidak jalan, tidak menjadi kenyataan. Hal ini karena apa yang kita programkan, apa yang kita pikirkan, belum sepenuhnya dijalankan oleh tubuh kita. Belum ada sinkronisasi antara program dalam pikiran dengan tubuh sebagai pelaksana. NLP mencoba memberikan teknik-teknik agar pikiran dan tubuh terjadi sinkronisasi. Sebab, sepanjang apa yang kita pikirkan belum membodi, belum menjasi badai biokimiawi yang memungkinkan tubuh menjadi siap melaksanakannya, maka apa yang kita pikirkan sulit untuk direalisasikan.
Dari sekian definisi, ada satu definisi yang menurut saya cukup representatif untuk mamahami apa itu NLP. Coolingwood (2005) mendefinisikannya “ NLP studies the way people take information from the world, how they describe it to themselves with their senses, filter it with their beliefs and value and act on the result”.
Dari definisi Coolingwood tersebut di atas bahwa NLP merupakan studi tentang: Pertama, bagaimana manusia mengabil informasi dari dunia sekitar melalui interaksi dan stimulus. Hasilnya, yakni sensing melalui apa yang ia lihat, dengar, dan rasakan diolah oleh cortex dengan neuro-transmiternya, mengubahnya menjadi informasi yang tersimpan di pikiran. Apa yang tercatat dan tersimpan itu disebut representasi internal.
Kedua, bagaimana apa yang sudah direprenatasikan itu dapat dipahami oleh dirinya. Tentunya tingkat pemahamananya sangat subjektif --maka disebut subjective experience—sifatnya menurut tingkat pendidikan, kepercayaan/keyakinan,dan nilai-nilai subjektif lainnya. Menurut hemat saya, tidak saja bagaimana apa yang direpresentasikan itu dapat dipahami oleh diri sendir, tetapi bagaimana dapat dipahami oleh orang lain. Di sinilah pentingnya peran kebahasaan (linguistic). Apa yang Anda alami dalam hidup ini tidak cukup untuk dirinya sendiri tetapi akan lebih bermakna bila dikomunikasikan dengan orang lain melalui bahasa.
Ketiga, bagaimana hasil dari pemahaman itu. Atau bagaimana apa yang direprensentasikan ke dalam pikiran itu menjadi lebih bermanfaat untuk dirinya dan orang lain. Sebuah pengalaman, sebuah pemahaman subjektif bukanlah berakhir pada pemahaman itu sendiri, melainkan kebermanfaatan bagi dirinya dan orang lain jauh lebih penting. Sebuah pengalaman memasak misalnya kurang bermanfaat bila hanya diimpan dalam pikiran sebagai arsip. Namun apa bila dipraktikkan, take action, akan menjadi lebih bermanfaat bagi dirinya dan orang lain.
NLP sangat peduli dengan “acting on the result”, bukan hanya sekedar memahami dunia di sekilingnya, melainkan bagaimana semua pengalaman yang kita miliki menjadi kekuatan, menuju manusia sukses. Maka tidak heran kalau para ahli NLP menyebut NLP adalah program pikiran menjadi kenyataan, from mind to real. Singkatnya, bagaimana sebuah program pikiran benar-benar mem-body sehingga menjadi perilaku sukses.
Catatan: artikel ini bagian dari buku yang sedang saya tulis “NLPsebagai Teknologi Trasformasi Diri”. Buku NLP lain yang diterbitkan: The Art of Re-engineering Your Mind for Success”, buku “On Becoming A Personal Excellent”, buku “Self Empowering by NLP: Jangan Mau Seumur-umur Dibodohi Diri Sendiri”. ( Sumber Internet )
HYPNOSIS #1 : MENGENAL FENOMENA HYPNOSIS DAN PEMANFAATANNYA
19 April 2007Asep Haerul Gani
PERINGATAN ! Jangan sangka tulisan ini mengandung daya HYPNOSIS. Bila anda tidak ingin tahu fenomena Hypnosis jangan baca tulisan ini.Bila anda tidak mau kena pengaruh hypnosis, tak perlu baca artikel ini. Semakin anda membaca tulisan ini, membuat anda semakin fokus , dan Anda semakin memahami informasi apapun yang disajikan dalam artikel ini.HYPNOSIS #1 .Mengenal fenomena Hypnosis dan pemanfaatannya PERSEPSI TENTANG HYPNOSIS Saat anda membaca kata “Hypnosis” , pikiran apa yang segera muncul di benak Anda ?Manakah di antara pilihan ini yang menggambarkan pikiran Anda ?• Hypnosis adalah keterampilan yang mampu membuat orang seperti Boneka, dapat diperintah sesuka hati• Hypnosis bagian dari kuasa kegelapan, bagian dari sihir dan magic• Hypnosis hanya dimanfaatkan untuk kejahatan• Hypnosis diperoleh dengan jalan tapabrata• Hypnosis memerlukan bakat khusus• Lainnya, sebutkan ...................................................Anda tidak sendirian bila Anda memiliki pandangan negatif terhadap HYPNOSIS. Dari pengalaman saya membuka kajian HYPNOSIS dan HYPNOTERAPI baik di kalangan awam ataupun kalangan akademik, respon paling umum dari peserta adalah berjaga-jaga dan SKEPTIK. Perilaku skeptik ini pun menggiring orang tersebut ke dua titik. Pertama, hadir untuk membuktikan apakah HYPNOSIS seperti yang dipikirkannya. Kedua, langsung ambil kesimpulan bahwa HYPNOSIS persis seperti anggapannya, jadi tak perlu datang , percuma tak berguna.Pandangan negatif terhadap HYPNOSIS ini diperbesar oleh media cetak da elektronik yang menayangkan Hypnosis Panggung (Stage Hypnosis) . Sebagai bentuk hiburan, Anda melihat bahwa sang Hypnotist bisa menentukan subyek persis seperti yang diinginkannya, seakan tidak memiliki kehendak bebas. Di Hypnotis untuk hiburan ini, Anda melihat betapa bodoh, konyol dan memalukannya perilaku manusia.Pandangan miring terhadap HYPNOSIS ini diperparah lagi dengan adanya tayangan televisi yang menampilkan seseorang paranormal menggunakan pakaian hitam-hitam yang menjalankan aksi-aksi panggungnya . Anda melihat bagaimana seseorang hanyalah menjadi permainan dari sang Dukun. Pandangan kurang bersahabat terhadap HYPNOSIS ini semakin dahsyat dengan berita-berita kriminal yang menayangkan korban-korban kejahatan atas nama HYPNOSIS. Anda mungkin pernah membaca ada sejumlah Kasir di pertokoan yang langsung memberikan uang yang diminta orang Hadramaut berjubah. Anda mungkin pernah membaca ada orang yang jadi korban mentrasfer uang ke nomor tertentu karena mendapatkan info bahwa ia dapat hadiah mobil. Anda mungkin pernah membaca seorang keluar dari Bank kemudian mau diajak masuk Taksi oleh seorang berpenampilan keren dan memberikan uangnya di dalam Taxi. Anda mungkin pernah membaca seorang mahasiswa kehilangan handphone sekaligus dompetnya saat ada seoseorang berkenalan dengannya dan mendemonstrasikan keterampilannya dalam pijat reflexi. Anda bisa jadi pernah tahu seseorang di dalam angkot tiba-tiba muntah lalu ada orang yang kehilangan dompet, uang , handphone.Anda tidak sendirian bila berpikiran HYPNOSIS negatif, buruk, perdukunan, perbodohan dan bagian dari kejahatan. Namun demikian, apakah HYPNOSIS memang seperti itu ? FENOMENA HYPNOSIS Apapun pikiran dan pendapat anda tentang ’HYPNOSIS”, lanjutkanlah membaca dan jujurlah menjawab pertanyaan berikut .Tandailah mana saja fenomena yang pernah Anda alami .• Mengantuk yang sangat di kendaraan • Khusyuk ketika sedang berdo’a • Asyik saat memancing sehingga lupa waktu• Asyik main game di computer hingga lupa makan• Asyik menekuni hobi tertentu, semakin menemukan tantangan semakin masuk tak mau berhenti sebelum selesai• Badan makin santai , perasaan semakin nyaman saat Anda mencium aroma tertentu• Melamun, hingga terlupa hal yang harusnya dikerjakan• Asyik membaca buku, hingga tak terdengar orang yang memanggil• Saat berjalan tiba-tiba sadar bahwa sedang berjalan ke tempat lain , karena pikiran terlena memikirkan sesuatu • Saat kaki anda turut menendang , ketika sedang asyik menonton jagoan sepakbola di televisi• Saat Anda sedang gundah, ada seorang teman mendekati Anda lalu menyampaikan sesuatu, dan Anda langsung melakukan apa yang disarankannya• Anda terhanyut saat melihat Video / film / pagelaran wayang /teater dan ikut kesal, marah, gembira sesuai perasaan pemeran utama• Perasaan Anda terlibat kala mendengar sandiwara radio sehingga naik turunnya emosi Anda sesuai dengan naik turunnya emosi pemeran di radio.• Anda membayangkan suatu keadaan yang Anda rencanakan, dan ternyata terjadi seperti yang Anda bayangkan
• Anda percaya kepada seseorang entah itu sahabat, orangtua, Guru, Suhu . Setiap satannya anda langsung lakukan tanpa syarat.• Anda mengatakan sesuatu kepada diri anda sendiri, lalu perasaan Anda terpicu oleh kata yang Anda ucapkan• Anda merasa makin nyaman dan berharga saat Anda menyadari dan mensyukuri apa yang telah Anda raih• Anda datang ke pertokoan, membeli sesuatu, setibanya di rumah anda sadar bahwa Anda tidak memerlukan barang itu• Anda selalu membeli produk dengan merk tertentu tanpa bisa menjelaskan alasan argumentatif rasional dan ilmiah alasan membeli produk dengan merk ituBila Anda menandai satu saja di antara fenomena tersebut sebagai fenomena yang pernah anda alami, ini berarti Anda pernah mengalami fenomena HIPNOSIS, terlepas pandangan atau pemikiran anda tentang HYPNOSIS.Ormond Mc Gill seseorang yang dijuluki Dekan Hypnotis Amerika mengatakan ”Tidak mudah memberi pengertian tentang HYPNOSIS, namun HYPNOSIS tak ubahnya seperti listrik, sedikit orang yang bisa menjelaskannya dengan mudah, namun yang jelas listrik memiliki DAYA yang dapat dimanfaatkan. Demikian pula HYPNOSIS ”.Listrik tentunya netral, menjadi berguna atau berbahaya sangat tergantung yang memakainya, demikian pula Hypnosis.
PROSES HYPNOSIS ALAMIAH Hypnosis bercirikan keadaan yang single focus, orang lebih peka terhadap proses dalam tubuhnya termasuk proses pengindraannya . Karena fokusnya ke satu hal maka pembelajaran lebih mudah terjadi jika dibandingkan dengan pembelajaran saat Anda fokus ke beberapa hal.Untuk sampai ke keadaan single focus ini beragam metoda dapat dilakukan. Anda bisa duduk di kursi dengan mata terpejam sambil menyadari masuk dan keluarnya nafas. Anda bisa fokuskan perhatian kepada suatu titik, gambar, gerakan benda. Anda bisa juga mengingat keadaan yang menyenangkan dan merasakannya kembali. Anda bisa mengingat kembali pengalaman saat sedang menonton acara yang membuat anda nyaman. Anda bisa pula menghitung mundur dari 100 hingga 1 dan menyadari semakin mundur semakin relaks. Cara-cara untuk masuk ke dalam keadaan fokus ini dinamakan INDUKSI. Tujuan dari induksi ini adalah agar anda lebih relaks, sehingga anda lebih fokus dan bank ingatan anda terbuka. Bank ingatan ini adalah tempat semua program-program hidup anda selama ini . Membuka bank ingatan ini dalam keadaan banyak fokus tidak mudah. Hanya dalam keadaan single focus sajalah, bank ingatan ini mudah terbuka dan mudah pula untuk menerima program-program pembelajaran baru. Bank ingatan ini dikenal dengan nama Long Term Memory, Subconscious ataupun Unconscious . Manusia dalam hidupnya menerima program dari lingkungannya , terawal dari pengasuhnya melalui KATA atau KALIMAT yang perlahan-lahan dimasukkan ke dalam bank ingatannya. Kata atau kalimat apapun yang masuk ke bank ingatan akan diolah langsung persis apa adanya. Bila kata ”Saya Lemas” yang masuk ke Bank ingatan, maka bank ingatan menerima perintah PROGRAM ”SAYA LEMAS” lah yang harus dijalankan oleh tubuh, maka tubuh hanya memberikan respon-respon yang melahirkan ”SAYA LEMAS”. Penggunaan kata dan kalimat seperti ini disebut dengan SUGESTI atau SCRIPT atau CHANGE atau LEARNING. Semakin Sugesti ini sering dimasukkan ke dalam Bank ingatan, maka semakin intenslah program itu, dan semakin kuat pula untuk mengubah orang tersebut ke arah program yang dimasukkan. Hypnosis dalam fenomena sehari-hari berjalan melalui 2 proses kunci itu. Proses Induksi dan proses Sugesti. Hypnotis dalam kehidupan kita adalah diri kita sendiri, pengasuh, orangtua, keluarga, guru, masyarakat dan budaya. Anda bisa saja bebas dari pengaruh Clinical Hypnosys, namun anda hingga saat ini bisa jadi terbelenggu dalam pengaruh Cultural Hypnosys. Apa yang anda makan, apa yang anda pakai, apa yang anda persepsikan baik dan buruk, bernilai tak bernilai, bisa jadi bukan atas olah pilih anda sendiri.
Hingga paragraf ini, Anda sudah tahu bagaimana persepsi negatif terhadap Hypnosis terjadi. Anda pun sudah tahu pula bahwa fenomena HYPNOSIS akrab dengan diri Anda. Anda sudah tahu INDUKSI dan anda sudah tahu SUGESTI dalam Hypnosis. Anda pun sudah tahu proses HYPNOSIS dalam keseharian.PEMANFAATAN FENOMENA HYPNOSIS Dari obrolan dengan peserta kajian Hypnosis dan Hypnotherapi di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, USU Medan, Universiti Kebangsaan Malaysia, UI Depok, SDIT Imam Bukhori Sumedang dan para santri di Pondok Pesantren Hypnotherapi Ciputat diketahui bahwa peserta mengakui fenomena hipnosis mereka alami, hanya seringkali justru yang berakibat negatif untuk diri. Sebutlah si Amin, dia mengatakan ”Pada saat bangun pagi, kata pertama yang saya ucapkan ”Aduh lemas kali badan ni !” , lalu istri saya yang mendengar kata-kata saya mengatakan, ”Wah betul nih Bang, badan Abang panas, baiknya Abang tidur aja agar tidak sakit parah”. Lalu saya mengikuti saran istri saya, badan saya kemudian menghangat dan saya malah sakit parah”.Lain lagi si Johan , ia berkata ”Saat saya berhadapan dengan tugas di kantor saya sering berkata pada diri sendiri ” Apapun yang saya laukan, Bos pasti memarahi saya” dan herannya kejadian yang saya alami dengan boss saya persis seperti apa yang saya sering katakan kepada diri saya.Amin dan Johan sudah menggunakan HIPNOSIS dengan sukses. Amin SUKSES memperoleh badan yang lemas , panas dan sakit parah. Johan SUKSES memperoleh kemarahan Boss nya. Dengan metodologi dan teknik yang persis sama , sebenarnya Amin bisa memperoleh badan yang bugar dan sehat dan Johan bisa mendapatkan pujian Boss nya. Tentu saja bila mereka memahami bahwa fenomena itu bisa dimanfaatkan. Anda bisa memanfaatkan fenomena HYPNOSIS ini dalam diri Anda.AFFIRMASI Affirmasi adalah menyatakan seuatu yang positif tentang diri Anda. Mulai saat ini hentikanlah kata atau kalimat yang menyatakan diri anda dengan citra negatif. Mulai saat ini lakukanlah memberikan pernyataan-pernyataan positif tentang diri Anda. Buatlah sendiri pernyataan-pernyataan apa yang anda inginkan tentang diri anda. Saya menulis beberapa , anda bisa melanjutkannya dan membuatknya sesuai dengan yang Anda inginkan .• Saya pandai dalam semua pelajaran • Saya menarik sebagai pembicara • Apapun lelucon yang saya sampaikan, pendengar terhibur • Saya tampil tenang, mampu menguasai keadaan, dan berbicara lancar • Apapun yang saya lakukan membuat saya semakin baik dan kreatif • Masalah apapun yang muncul di hadapan saya mampu saya atasi Dalam fenomena budaya , Afirmási ini dikenal dengan beragam nama . Urang Sunda memberi nama Rajah, Jampe, Jangjawokan. Dalam tradisi Hindu dan Budha namanya MANTRA . Dalam tradisi Muslim namnya Du’a . Dalam tradisi Latin namanya Ora.Affirmasi diucapkan berulang-ulang setelah anda fokus. Keadaan fokus ini bisa anda capai saat anda terjaga dari tidur saat anda mata mengantuk terlelap ingin tidur. Keadaan fokus ini bisa pula anda capai saat anda mandi di pancuran (shower) merasakan sejuknya air, saat anda sedang menghirup wangi-wangian, saat anda spa, saat anda mandi kembang, saat anda dipijat, saat anda luluran, saat anda latihan pernapasan, saat anda Chi Kung, saat anda menari, saat anda bermain musik. Anda pun dapat fokus dengan menggunakan ritual agama , saat meditasi, saat bertapabrata, saat berdoa, saat wudhu, saat shalat, saat dzikir. Ucapkanlah kata-kata Affirmasi anda setelah anda fokus.
VISUALISASI Paling tidak Anda pernah sekali melamun dalam hidup Anda. Dalam keadaan melamunkan sesuatu, anda masuk ke keadaan yang menggunakan seluruh 6 indra Anda (mata anda melihat rupa dan warna sesuatu dalam lamunan, hidung anda menghidu bau sesuatu dalam lamunan, telinga anda mendengar bunyi tertentu dalam lamunan, lidah anda mengecap rasa tertentu dalam lamunan, tangan dan kaki anda merasakan tekstur tertentu dalam lamunan dan Tubuh Anda merasakan hal tertentu dalam lamunan dan pikiran anda sedang asyik dengan pikiran tertentu dalam lamunan) . Visualisasi meskipun mengandung kata VISUAL yang artinya penglihatan mempunyai makna yang lebih luas mencakup keenam indra (lihat, dengar, cium, raba-rasa, kecap, pikiran).Bang Doel seorang peserta kajian Hypnotherapy saat istirahat pernah berkata pada saya ”Suatu kali karena dituntut dateline saya harus mengerjakan tugas hingga pukul 21.00. Saya baru keluar kantor pukul 21.15. Saat itu saya membayangkan saat saya tiba di rumah, istri bertanya dengan nada ketus dan penuh curiga, lalu marah-marah. Setibanya di rumah saya mendapatkan persis apa yang saya bayangkan”. Apa yang dilakukan oleh Bang Doel ini adalah visualisasi. Apa yang dibayangkannya dalam pikiran menjadi kenyataan.Visualisasi dapat anda lakukan dengan MELAMUNKAN apa OUTCOME anda, dan anda menghayatinya SAAT INI dan SEKARANG telah tercapai.. Misalnya anda akan berangkat ke kantor menggunakan kendaraan umum. Anda dapat melamunkan skenario berikut ”Anda melihat anda berpakaian rapi, Anda merasakan udara yang segar terdengar suara anak anda berkata ” Hati-hati ya Pa/Mah, Sukses Ya”, dan anda berjalan keluar rumah dengan ayunan kaki penuh energi. Di tepi jalan raya anda melihat kendaraan umum yang anda akan tumpangi menuju ke arah Anda. Anda menyetop, dan mobil perlahan berhenti di depan anda. Anda kemudian merasakan kaki anda naik ke mobil, dan di dalam mobil Anda masih menemukan satu tempat duduk kosong yang bersih, dan di sampingnya hadir orang yang menyenagkan. Anda mendengarnya menyapa ”Silakan duduk pak/bu?” Anda kemudian duduk di kursi tersebut, berbincang-bincang dengan rekan sebalah Anda, kemudian tak terasa sampai di tempat tujuan. Anda kemudian berdiri, turun dari mobil lalu berjalan menuju kantor Anda. Anda tersenyum kepada setiap orang dan anda rasakan sampai di kursi/meja anda dalam keadaan segar dan penuh energi”. Ada ahli yang mengatakan Visualisasi sebagai Teater Pikiran.Latih berulang-ulang VISUALISASI ini hingga otomatis dan otak mendapatkan gambaran dengan skenario paling sempurna. Ketika skenario ini tercatat di otak, dan otak mengirimkan perintah ke seluruh anggota tubuh yang tercitrakan dalam visualisasi ini, maka siaplah untuk bersyukur, karena apa yang anda Visualisasikan terjadi dalam kenyataan. Latihlah VISUALISASI ini dimulai dengan hal-hal sederhana. Misalnya, saat ada di kantor visualisasikanlah anda santai, pekerjaan anda selesai dengan benar, Anda menikmati pekerjaan anda. Setelah antara Visualisasi dan kenyataan semakin akurat, Latihlah dengan perilaku yang melibatkan orang lain dan lebih rumit. C. AKNOWLEDGEMENT Selama ini sebagian dari kita terlalu KRITIS terhadap diri sendiri. Kak Hutagalung peserta kajian di USU mengatakan ”Selama ini, saya sering mengatakan pada diri saya sendiri hal yang justru membuat saya makin tak berdaya. Saya terlalu kritis terhadap hasil kerja saya. Hal ini alih-alih membuat saya terpicu maju malah membuat saya terpuruk, karena emosi saya terkorup”. AKNOWLEGMENT adalah Anda mengakui keberhasilan-keberhasilan kecil yang Anda telah raih dalam rangka mencapai KEBERHASILAN BESAR. Anda menghargai diri anda atas kesuksesan demi kesuksesan yang telah Anda capai menuju KESUKSESAN.
Mulailah saat ini buat catatan harian atas prestasi anda, misalnya:• Saya berhasil datang 5 menit sebelum kantor buka• Saya berhasil meyakinkan calon pembeli untuk mendengarkan uraian saya• Saya berhasil mengajak anak ngobrol tentang hobinya• Saya berhasil menulis Artikel tentang Hypnosis dan mengirimkannya ke sejumlah milis• Saya berhasil menghipnosis pembaca tulisan ini sehingga mereka membaca tulisan ini sampai habisCobalah anda tuliskan apa yang telah anda berhasil lakukan hari ini..Cobalah jujur pada diri anda , apa yang anda rasakan dengan latihan ini. Apakah anda mendapatkan perasaan yang lebih baik? Apakah anda masuk ke dalam State yang lebih positif ? Apakah anda mendapatkan tambahan semangat baru?Latihlah AFFIRMASI, VISUALISASI, dan AKNOWLEDGEMENT untuk melakukan PERUBAHAN yang Anda inginkan. Salam hangat dari Ciwandan, CilegonPun Sapun Ampun ParalunPakena Gawe Rahayu, Sangkan Nanjung di Juritan, Nanjeur di Buana.Asep Haerul Gani ( Sumber Internet )
PENGERTIAN DAN DEFINISI NLP
PENGERTIAN DAN DEFINISI NLP
04 April 2007Waidi Akbar, Cert.NLP
Awalnya karena saya suka berwisata intelektual melalui membaca buku-buku sosial budaya, politik, filsafat, manajemen kontemporer, buku-buku motivasi dan dunia pikiran. “Wisata intelektual” saya itu sempat singgah sejenak karena ada istilah NLP. Setelah saya dalami, saya nikmati, apa yang dibahas disana khususnya tentang motivasi dan pengembangan diri, saya merasa bahwa saya termasuk pelaku NLP alami. Sebagian sudah saya jalankan, meski pun waktu itu saya belum mengenal ilmu ini.
Saya merasa tertarik untuk mendalaminya. Saya coba browsing di internet. Ternyata ilmu ini sudah berkembang pesat di Amerika, Eropa, Australia dan Asia. Di Indonesia masih sangat terbatas. Belum banyak berkembang. Gayung bersambut, universitas tempat saya bekerja melalui program pengembangan SDM memberikan kesempatan saya untuk mengikuti pelatihan NLP di Sydney Australia (2005).
Apakah NLP itu? NLP berawal dari tesis seorang mahasiswa, Richard Bandler, dengan profesornya, John Grinder pada tahun tujuh puluhan. Bandler ingin menjawab sebuah pertanyaan mendasar: kenapa seseorang bisa sukses sementara orang lain tidak? Setelah melakukan penelitian secara intens-sistematis, mereka menemukan sebuah jawabannya. Ternyata, orang-orang sukses dalam meraih keberhasilannya memiliki perilaku yang nyaris sama dalam hal strategi-strateginya. Kesemua strategi itu akhirnya dapat dikodifikasikan dan dimodelkan yang pada gilirannya dapat ditiru (dimodel) oleh orang lain yang ingin sukses.
Ada tiga istilah yang harus saya jelaskan secara harfiah. Neuro, berarti sel syaraf otak. Dalam konteks ini, bagaimana sel-sel tersebut mencatat atau merekam informasi di sekitas kita setelah mendapatkan stimulus. Menurut para ahli neuro science, sel syaraf otak kita menerima 4 juta item informasi per detiknya. Informasi itu masuk ke dalam alam pikir kita melalui peran sel-sel syaraf atau akson.
Menurut Pasiak (2204) dalam otak manusia terdapat akson yang berfungsi sebagai pemberi pesan dalam tubuh kita. Akson setelah menerima stimulus dari luar dan diproses melalui dua cara:1) sinyal listrik dan 2) sinyal kimiawi (neurotransmitter). Dengan proses listrik dan biokimiawi inilah informasi yang jumlahnya jutaan itu dicatat dan direkam. Sangat kompleks yang kita rekam, dari apa yang kita lihat, dengar, dan raba/pegang hingga apa yang kita baui dan kita rasakan melalui panca indera. Dengan kata lain, neuro berarti bagaimana sel-sel syaraf otak menerima informasi.
Semua yang kita sensing melalui panca indera itu, pencatannya membutuhkan kebahasaan (linguistic) sebagai alat bantu. Inilah unsur kedua dari pengertian harfiah NLP, yakni linguistic. Tanpa bahasa otak kita tidak bisa mereprentasikan, tidak bisa menggambarkan apa kita alami. Contoh betapa bahasa akan memudahkan kita untuk merepresentasikan sesuatu peristiwa agar pikiran mudah mencatat/merekamnya. Katakanlah Anda mengalami sebuah peristiwa makan pagi misalnya. Tentunya Anda dapat melihat (potret makan pagi) dalam pikiran Anda. Anda juga dapat merasakannya: enak, menyenangkan, membauinya dan mendengarkan tegukan air minumnya.
Semuanya itu tercatat/terekam dengan baik. Gambaran mental, imej terhadap peristiwa makan pagi, masih tercatat dengan baik. Namun problem muncul kemudian ketika Anda ingin menceritakan peristiwa yang menyenangkan itu kepada orang lain. Anda tidak akan bisa menceritakan ulang tanpa bantuan bahasa. Bahasa dengan demikian, satu sisi mempermudah bagaimana pikiran merepresntasikan sebuah peristiwa (representasi internal); pada sisi lain mempermudah bagaimana menceritakan ulang peristiwa tersebut kepada orang lain.
Setelah manusia secara neurologis dapat mengambil informasi, dan melalui bahasa manusia dapat merepresentasikan/mengomukasikannya ke orang lain; manusia dengan akal sehatnya dapat membuat sebuah rencana atau program-program tertentu agar kualitas hidupnya meningkat (sukses). Inilah yang disebut programming dalam NLP. Program-program ini juga tidak lepas dari peran bahasa.
Programming berarti mengacu sebuah rencana tindakan, strategi atau pola perilaku (pattern). Hampir semua tindakan atau aktifitas dapat dipolakan atau diprogramkan. Makan pagi, belajar, bekerja rutin nyaris membutuhkan pola-pola tindakan yang menjadi kebiasaan. Perilaku merokok pun ada pola tindakannya dimulai dari: membeli rokok,membuka, menyulutnya, menghirup dan merasakan kepulan asapnya, buang abu ke asbak hingga membeli lagi bila sudah habis.
Semua pola tindakan yang sudah membiasa, hampir tidak pernah kita kritisi lagi. Apakah pola tindakannya itu, programming-nya itu, dapat mengantarkan pelakunya ke tingkat kehidupan yang lebih baik, atau justru menjerumuskannya. Kebiasaan merokok, programming pikiran yang disebut merokok, nyaris tidak dikritisi lagi apakah justru memberdayakan atau merugikan karena hanya menghasilkan banyak efek negatifnya dari pada efek positifnya.
Programming dapat juga berarti pola pikir yang diaktualisasikan. Bila Anda kebetulan memiliki pola pikir bahwa “bisnis adalah serangkaian tindakan yang penuh resiko”, maka nasib Anda dapat dipastikan tidak akan menjadi seorang pebisnis. Pola pikir, yang dalam NLP disebut programming akan menentukan nasib si pemilik program itu. Bila saya memiliki program bahwa “menulis adalah serangkaian tindakan yang mengasyikkan” maka nasib saya hari ini menjadi penulis.
Programming, merupakan pemandu tindakan menuju hasil. Bila saya memogram pikiran saya bahwa “hidup adalah serangkaian tindakan yang menggairahkan”, nyaris setiap detik aktifitas saya merasa bergairah dan penuh semangat. Anda pun mulai saat ini dapat memrogram pikiran Anda sesuai dengan apa yang ingin Anda inginkan.
Dari uraian di atas, yakni neuro, linguistic, dan programming, dapat diambil simpulannya (generalisasi)-nya. Neuro mengacu pada peran sel-sel syaraf otak dan fungsinya dalam menerima situmulus (informasi) dari luar. Linguistic, lebih terkait erat dengan peran bahasa sebagai media komunikasi dengan diri sendiri (intra-communication) dan inter-communication. Programming menyangkut soal perilaku yang terpola. Apabila menurut Vygotsky3 bahwa bahasa merupakan mental tool yang berguna untuk mengontruksi pengengetahuan (informasi) dan pengembangan diri, maka NLP (berikut peran bahasa) berarti seperangkat alat untuk mengonstruksi atau memogram pikiran (mental) agar seseorang bisa berkembang dan sukses.
Definisi
Banyak definisi tentang NLP. Ada yang menyebut psikologi ekselensi. Ini tidak lepas karena melalui teknik-teknik NLP seseorang memungkin dirinya akan tumbuh menjadi manusia excellent. Dari tidak tahu potensi dirinya yang tersmipan di pikiran bawah sadar menjadi sadar untuk mengoptimakannya.
Sebagain penulis NLP mendefinisikan sebagai studi tentang subjective experience. Ini terkait dengan pengalaman subjektif atau persepsi subjektif seseorang terhadap suatu peristiwa. Adalah sangat mungkin persepsi subjektifnya seseorang berbeda terhadap peristiwa yang sama. Contohnya, huruf “C” dapat dibaca cekung atau cembung sama-sama benarnya, tergantung sudut pandang pembaca. Satu gelas berisi air setengahnya, dapat dikatakan “setengah isi” atau “setengah kosong”. Masing-masing benar menurut sudut pandang subjektifnya.
Terkait dengan subjective experience, seseorang memandang bisnis sebagai aktifitas yang sangat menyenangkan, sebagaian lagi memandangnya sebagai hal yang memusingkan dan penuh resiko. Peristiwanya sama, yakni bisnis, namun persepesinya berbeda. Perbedaan ini tidak lepas dari nilai-nilai dan kepercayaan (belief) yang dimilikinya sebagai filternya. NLP sangat peduli dengan hal ini, yakni merubah sudut pandang yang keliru atas suatu hal secara ekologis dan nilai-nilai individual.
Sebagian lagi mendefinisikan NLP studi yang mempelajari teknik-teknik untuk merealisasikan program pikiran menjadi kenyataan. Atau mind to real (mind to muscle). Program yang kita rencanakan seringkali tidak jalan, tidak menjadi kenyataan. Hal ini karena apa yang kita programkan, apa yang kita pikirkan, belum sepenuhnya dijalankan oleh tubuh kita. Belum ada sinkronisasi antara program dalam pikiran dengan tubuh sebagai pelaksana. NLP mencoba memberikan teknik-teknik agar pikiran dan tubuh terjadi sinkronisasi. Sebab, sepanjang apa yang kita pikirkan belum membodi, belum menjasi badai biokimiawi yang memungkinkan tubuh menjadi siap melaksanakannya, maka apa yang kita pikirkan sulit untuk direalisasikan.
Dari sekian definisi, ada satu definisi yang menurut saya cukup representatif untuk mamahami apa itu NLP. Coolingwood (2005) mendefinisikannya “ NLP studies the way people take information from the world, how they describe it to themselves with their senses, filter it with their beliefs and value and act on the result”.
Dari definisi Coolingwood tersebut di atas bahwa NLP merupakan studi tentang: Pertama, bagaimana manusia mengabil informasi dari dunia sekitar melalui interaksi dan stimulus. Hasilnya, yakni sensing melalui apa yang ia lihat, dengar, dan rasakan diolah oleh cortex dengan neuro-transmiternya, mengubahnya menjadi informasi yang tersimpan di pikiran. Apa yang tercatat dan tersimpan itu disebut representasi internal.
Kedua, bagaimana apa yang sudah direprenatasikan itu dapat dipahami oleh dirinya. Tentunya tingkat pemahamananya sangat subjektif --maka disebut subjective experience—sifatnya menurut tingkat pendidikan, kepercayaan/keyakinan,dan nilai-nilai subjektif lainnya. Menurut hemat saya, tidak saja bagaimana apa yang direpresentasikan itu dapat dipahami oleh diri sendir, tetapi bagaimana dapat dipahami oleh orang lain. Di sinilah pentingnya peran kebahasaan (linguistic). Apa yang Anda alami dalam hidup ini tidak cukup untuk dirinya sendiri tetapi akan lebih bermakna bila dikomunikasikan dengan orang lain melalui bahasa.
Ketiga, bagaimana hasil dari pemahaman itu. Atau bagaimana apa yang direprensentasikan ke dalam pikiran itu menjadi lebih bermanfaat untuk dirinya dan orang lain. Sebuah pengalaman, sebuah pemahaman subjektif bukanlah berakhir pada pemahaman itu sendiri, melainkan kebermanfaatan bagi dirinya dan orang lain jauh lebih penting. Sebuah pengalaman memasak misalnya kurang bermanfaat bila hanya diimpan dalam pikiran sebagai arsip. Namun apa bila dipraktikkan, take action, akan menjadi lebih bermanfaat bagi dirinya dan orang lain.
NLP sangat peduli dengan “acting on the result”, bukan hanya sekedar memahami dunia di sekilingnya, melainkan bagaimana semua pengalaman yang kita miliki menjadi kekuatan, menuju manusia sukses. Maka tidak heran kalau para ahli NLP menyebut NLP adalah program pikiran menjadi kenyataan, from mind to real. Singkatnya, bagaimana sebuah program pikiran benar-benar mem-body sehingga menjadi perilaku sukses.
Catatan: artikel ini bagian dari buku yang sedang saya tulis “NLPsebagai Teknologi Trasformasi Diri”. Buku NLP lain yang diterbitkan: The Art of Re-engineering Your Mind for Success”, buku “On Becoming A Personal Excellent”, buku “Self Empowering by NLP: Jangan Mau Seumur-umur Dibodohi Diri Sendiri”. ( Sumber Internet )
04 April 2007Waidi Akbar, Cert.NLP
Awalnya karena saya suka berwisata intelektual melalui membaca buku-buku sosial budaya, politik, filsafat, manajemen kontemporer, buku-buku motivasi dan dunia pikiran. “Wisata intelektual” saya itu sempat singgah sejenak karena ada istilah NLP. Setelah saya dalami, saya nikmati, apa yang dibahas disana khususnya tentang motivasi dan pengembangan diri, saya merasa bahwa saya termasuk pelaku NLP alami. Sebagian sudah saya jalankan, meski pun waktu itu saya belum mengenal ilmu ini.
Saya merasa tertarik untuk mendalaminya. Saya coba browsing di internet. Ternyata ilmu ini sudah berkembang pesat di Amerika, Eropa, Australia dan Asia. Di Indonesia masih sangat terbatas. Belum banyak berkembang. Gayung bersambut, universitas tempat saya bekerja melalui program pengembangan SDM memberikan kesempatan saya untuk mengikuti pelatihan NLP di Sydney Australia (2005).
Apakah NLP itu? NLP berawal dari tesis seorang mahasiswa, Richard Bandler, dengan profesornya, John Grinder pada tahun tujuh puluhan. Bandler ingin menjawab sebuah pertanyaan mendasar: kenapa seseorang bisa sukses sementara orang lain tidak? Setelah melakukan penelitian secara intens-sistematis, mereka menemukan sebuah jawabannya. Ternyata, orang-orang sukses dalam meraih keberhasilannya memiliki perilaku yang nyaris sama dalam hal strategi-strateginya. Kesemua strategi itu akhirnya dapat dikodifikasikan dan dimodelkan yang pada gilirannya dapat ditiru (dimodel) oleh orang lain yang ingin sukses.
Ada tiga istilah yang harus saya jelaskan secara harfiah. Neuro, berarti sel syaraf otak. Dalam konteks ini, bagaimana sel-sel tersebut mencatat atau merekam informasi di sekitas kita setelah mendapatkan stimulus. Menurut para ahli neuro science, sel syaraf otak kita menerima 4 juta item informasi per detiknya. Informasi itu masuk ke dalam alam pikir kita melalui peran sel-sel syaraf atau akson.
Menurut Pasiak (2204) dalam otak manusia terdapat akson yang berfungsi sebagai pemberi pesan dalam tubuh kita. Akson setelah menerima stimulus dari luar dan diproses melalui dua cara:1) sinyal listrik dan 2) sinyal kimiawi (neurotransmitter). Dengan proses listrik dan biokimiawi inilah informasi yang jumlahnya jutaan itu dicatat dan direkam. Sangat kompleks yang kita rekam, dari apa yang kita lihat, dengar, dan raba/pegang hingga apa yang kita baui dan kita rasakan melalui panca indera. Dengan kata lain, neuro berarti bagaimana sel-sel syaraf otak menerima informasi.
Semua yang kita sensing melalui panca indera itu, pencatannya membutuhkan kebahasaan (linguistic) sebagai alat bantu. Inilah unsur kedua dari pengertian harfiah NLP, yakni linguistic. Tanpa bahasa otak kita tidak bisa mereprentasikan, tidak bisa menggambarkan apa kita alami. Contoh betapa bahasa akan memudahkan kita untuk merepresentasikan sesuatu peristiwa agar pikiran mudah mencatat/merekamnya. Katakanlah Anda mengalami sebuah peristiwa makan pagi misalnya. Tentunya Anda dapat melihat (potret makan pagi) dalam pikiran Anda. Anda juga dapat merasakannya: enak, menyenangkan, membauinya dan mendengarkan tegukan air minumnya.
Semuanya itu tercatat/terekam dengan baik. Gambaran mental, imej terhadap peristiwa makan pagi, masih tercatat dengan baik. Namun problem muncul kemudian ketika Anda ingin menceritakan peristiwa yang menyenangkan itu kepada orang lain. Anda tidak akan bisa menceritakan ulang tanpa bantuan bahasa. Bahasa dengan demikian, satu sisi mempermudah bagaimana pikiran merepresntasikan sebuah peristiwa (representasi internal); pada sisi lain mempermudah bagaimana menceritakan ulang peristiwa tersebut kepada orang lain.
Setelah manusia secara neurologis dapat mengambil informasi, dan melalui bahasa manusia dapat merepresentasikan/mengomukasikannya ke orang lain; manusia dengan akal sehatnya dapat membuat sebuah rencana atau program-program tertentu agar kualitas hidupnya meningkat (sukses). Inilah yang disebut programming dalam NLP. Program-program ini juga tidak lepas dari peran bahasa.
Programming berarti mengacu sebuah rencana tindakan, strategi atau pola perilaku (pattern). Hampir semua tindakan atau aktifitas dapat dipolakan atau diprogramkan. Makan pagi, belajar, bekerja rutin nyaris membutuhkan pola-pola tindakan yang menjadi kebiasaan. Perilaku merokok pun ada pola tindakannya dimulai dari: membeli rokok,membuka, menyulutnya, menghirup dan merasakan kepulan asapnya, buang abu ke asbak hingga membeli lagi bila sudah habis.
Semua pola tindakan yang sudah membiasa, hampir tidak pernah kita kritisi lagi. Apakah pola tindakannya itu, programming-nya itu, dapat mengantarkan pelakunya ke tingkat kehidupan yang lebih baik, atau justru menjerumuskannya. Kebiasaan merokok, programming pikiran yang disebut merokok, nyaris tidak dikritisi lagi apakah justru memberdayakan atau merugikan karena hanya menghasilkan banyak efek negatifnya dari pada efek positifnya.
Programming dapat juga berarti pola pikir yang diaktualisasikan. Bila Anda kebetulan memiliki pola pikir bahwa “bisnis adalah serangkaian tindakan yang penuh resiko”, maka nasib Anda dapat dipastikan tidak akan menjadi seorang pebisnis. Pola pikir, yang dalam NLP disebut programming akan menentukan nasib si pemilik program itu. Bila saya memiliki program bahwa “menulis adalah serangkaian tindakan yang mengasyikkan” maka nasib saya hari ini menjadi penulis.
Programming, merupakan pemandu tindakan menuju hasil. Bila saya memogram pikiran saya bahwa “hidup adalah serangkaian tindakan yang menggairahkan”, nyaris setiap detik aktifitas saya merasa bergairah dan penuh semangat. Anda pun mulai saat ini dapat memrogram pikiran Anda sesuai dengan apa yang ingin Anda inginkan.
Dari uraian di atas, yakni neuro, linguistic, dan programming, dapat diambil simpulannya (generalisasi)-nya. Neuro mengacu pada peran sel-sel syaraf otak dan fungsinya dalam menerima situmulus (informasi) dari luar. Linguistic, lebih terkait erat dengan peran bahasa sebagai media komunikasi dengan diri sendiri (intra-communication) dan inter-communication. Programming menyangkut soal perilaku yang terpola. Apabila menurut Vygotsky3 bahwa bahasa merupakan mental tool yang berguna untuk mengontruksi pengengetahuan (informasi) dan pengembangan diri, maka NLP (berikut peran bahasa) berarti seperangkat alat untuk mengonstruksi atau memogram pikiran (mental) agar seseorang bisa berkembang dan sukses.
Definisi
Banyak definisi tentang NLP. Ada yang menyebut psikologi ekselensi. Ini tidak lepas karena melalui teknik-teknik NLP seseorang memungkin dirinya akan tumbuh menjadi manusia excellent. Dari tidak tahu potensi dirinya yang tersmipan di pikiran bawah sadar menjadi sadar untuk mengoptimakannya.
Sebagain penulis NLP mendefinisikan sebagai studi tentang subjective experience. Ini terkait dengan pengalaman subjektif atau persepsi subjektif seseorang terhadap suatu peristiwa. Adalah sangat mungkin persepsi subjektifnya seseorang berbeda terhadap peristiwa yang sama. Contohnya, huruf “C” dapat dibaca cekung atau cembung sama-sama benarnya, tergantung sudut pandang pembaca. Satu gelas berisi air setengahnya, dapat dikatakan “setengah isi” atau “setengah kosong”. Masing-masing benar menurut sudut pandang subjektifnya.
Terkait dengan subjective experience, seseorang memandang bisnis sebagai aktifitas yang sangat menyenangkan, sebagaian lagi memandangnya sebagai hal yang memusingkan dan penuh resiko. Peristiwanya sama, yakni bisnis, namun persepesinya berbeda. Perbedaan ini tidak lepas dari nilai-nilai dan kepercayaan (belief) yang dimilikinya sebagai filternya. NLP sangat peduli dengan hal ini, yakni merubah sudut pandang yang keliru atas suatu hal secara ekologis dan nilai-nilai individual.
Sebagian lagi mendefinisikan NLP studi yang mempelajari teknik-teknik untuk merealisasikan program pikiran menjadi kenyataan. Atau mind to real (mind to muscle). Program yang kita rencanakan seringkali tidak jalan, tidak menjadi kenyataan. Hal ini karena apa yang kita programkan, apa yang kita pikirkan, belum sepenuhnya dijalankan oleh tubuh kita. Belum ada sinkronisasi antara program dalam pikiran dengan tubuh sebagai pelaksana. NLP mencoba memberikan teknik-teknik agar pikiran dan tubuh terjadi sinkronisasi. Sebab, sepanjang apa yang kita pikirkan belum membodi, belum menjasi badai biokimiawi yang memungkinkan tubuh menjadi siap melaksanakannya, maka apa yang kita pikirkan sulit untuk direalisasikan.
Dari sekian definisi, ada satu definisi yang menurut saya cukup representatif untuk mamahami apa itu NLP. Coolingwood (2005) mendefinisikannya “ NLP studies the way people take information from the world, how they describe it to themselves with their senses, filter it with their beliefs and value and act on the result”.
Dari definisi Coolingwood tersebut di atas bahwa NLP merupakan studi tentang: Pertama, bagaimana manusia mengabil informasi dari dunia sekitar melalui interaksi dan stimulus. Hasilnya, yakni sensing melalui apa yang ia lihat, dengar, dan rasakan diolah oleh cortex dengan neuro-transmiternya, mengubahnya menjadi informasi yang tersimpan di pikiran. Apa yang tercatat dan tersimpan itu disebut representasi internal.
Kedua, bagaimana apa yang sudah direprenatasikan itu dapat dipahami oleh dirinya. Tentunya tingkat pemahamananya sangat subjektif --maka disebut subjective experience—sifatnya menurut tingkat pendidikan, kepercayaan/keyakinan,dan nilai-nilai subjektif lainnya. Menurut hemat saya, tidak saja bagaimana apa yang direpresentasikan itu dapat dipahami oleh diri sendir, tetapi bagaimana dapat dipahami oleh orang lain. Di sinilah pentingnya peran kebahasaan (linguistic). Apa yang Anda alami dalam hidup ini tidak cukup untuk dirinya sendiri tetapi akan lebih bermakna bila dikomunikasikan dengan orang lain melalui bahasa.
Ketiga, bagaimana hasil dari pemahaman itu. Atau bagaimana apa yang direprensentasikan ke dalam pikiran itu menjadi lebih bermanfaat untuk dirinya dan orang lain. Sebuah pengalaman, sebuah pemahaman subjektif bukanlah berakhir pada pemahaman itu sendiri, melainkan kebermanfaatan bagi dirinya dan orang lain jauh lebih penting. Sebuah pengalaman memasak misalnya kurang bermanfaat bila hanya diimpan dalam pikiran sebagai arsip. Namun apa bila dipraktikkan, take action, akan menjadi lebih bermanfaat bagi dirinya dan orang lain.
NLP sangat peduli dengan “acting on the result”, bukan hanya sekedar memahami dunia di sekilingnya, melainkan bagaimana semua pengalaman yang kita miliki menjadi kekuatan, menuju manusia sukses. Maka tidak heran kalau para ahli NLP menyebut NLP adalah program pikiran menjadi kenyataan, from mind to real. Singkatnya, bagaimana sebuah program pikiran benar-benar mem-body sehingga menjadi perilaku sukses.
Catatan: artikel ini bagian dari buku yang sedang saya tulis “NLPsebagai Teknologi Trasformasi Diri”. Buku NLP lain yang diterbitkan: The Art of Re-engineering Your Mind for Success”, buku “On Becoming A Personal Excellent”, buku “Self Empowering by NLP: Jangan Mau Seumur-umur Dibodohi Diri Sendiri”. ( Sumber Internet )
Langganan:
Postingan (Atom)